Berita Terbaru
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia -
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler -
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC -
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol -
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia -
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Pulgar ″̲.. ″
- PRO usep saefuloh ″Pro.................... ″
50%
50%
Selengkapnya
Komunitas Open Source Indonesia 'Merapat'
Ardhi Suryadhi - detikinet
Maskot Linux (ist.)
Penandatanganan akta pendirian AOSI dilakukan Senin (30/6/2008) di Kantor Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta dengan disaksikan langsung oleh Menkominfo Mohammad Nuh.
AOSI sejauh ini masuh sebatas akta pendirian dan belum memiliki susunan kepengurusan resmi. Untuk membentuk kepengurusannya, saat ini telah terbentuk tim formatur AOSI.
Tim formatur tersebut terdiri dari Harry Sufehmi, Teddy Sukardi, Soemitro Rustam dan Rusmanto. Selain itu, duta Open Source Indonesia Betty Alisjahbana juga turut mengukuhkan AOSI.
Skeitar 15 perusahaan dan penggiat Open Source terdaftar sebagai pendiri AOSI. Di antaranya adalah Yayasan Air Putih, PT IBM Indonesia, Sun Microsystems Indonesia, GudangLinux, Jatis Solutions Ecom, Yayasan Penggerak Linux Indonesia dan organisasi lainnya.
"Dulu, Open Source hanya sebagai organisasi tanpa bentuk. Namun, dengan adanya asosiasi ini, komunitas Open Source Indonesia dapat menjalankan rumus 3C Menkominfo, yakni Community, Communication, Commerce," Dirjen Aplikasi dan Telematika, Depkominfo, Cahyana Ahmadjayadi mengatakan dalam sambutannya.
Menkominfo Mohammad Nuh mengatakan, setelah IGOS Summit 2 memang ada semangat melembagakan penguasaan dan pengembangan Open Source di tanah air. "Dari yang dulunya sendiri-sendiri, sekarang mulai membutuhkan seorang leader. Maka ditunjuk dan dibikinlah Duta Open Source dan AOSI ini," ujar Nuh.
Keanggotaan AOSI ini menurut Betty terbuka bagi organisasi manapun. Syaratnya, institusi itu merupakan pendukung Open Source. Betty mengatakan ini termasuk institusi pembuat produk Open Source maupun pengguna.
Nantinya, AOSI ingin membuat standar acuan untuk pelatihan Open Source di Indonesia. Sedangkan saat ini AOSI masih menyusun Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga serta kelengkapan dokumentasi.
Mau pakai Open Source? Nongkrong dulu di detikINET Forum
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 18:23
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone - Jumat, 25/05/2012 16:07
6 Ponsel Nokia Terpopuler - Jumat, 25/05/2012 17:21
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital' - Jumat, 25/05/2012 16:45
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus - Jumat, 25/05/2012 15:19
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia - Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
- Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri




Sending your message
