Berita Terbaru
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital' -
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus -
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal -
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook -
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban -
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Pulgar ″̲.. ″
- PRO usep saefuloh ″Pro.................... ″
50%
50%
Selengkapnya
Rp 6000, 'Modal' Membuat Situs Pariwisata Jogja
Fino Yurio Kristo - detikinet
Screenshot yogyes.com
"Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang melek internet. Tentu ini prospek pasar yang tidak sedikit," tutur Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting di sejumlah situs terkemuka.
Berbicara dalam seminar 'Jogja Information and Technology Session' di Universitas Gadjah Mada, Sabtu (31/5/2008), Nukman memaparkan bahwa potensi pendapatan bisnis online utamanya dari iklan. Memang dibanding iklan untuk media konvensional seperti televisi, nominal iklan untuk media online masih kalah. Namun jumlahnya kian melonjak.
Di Indonesia sendiri, kue iklan untuk media internet menurut Nukman, sudah berjumlah puluhan miliar yang diraup media media online terkemuka, umpamanya detik.com.
Sementara bagi yang ingin membuka toko online, pasar juga kian terbuka. Menurut Lukman, pasar paling seksi untuk toko online berada di wilayah benua Eropa. Misalnya saja, mereka senang membeli hasil kerajinan Indonesia.
Modal Nekat
Berbicara pada kesempatan yang sama, Agus Supriadi selaku project leader situs wisata terkemuka Yogyes.com, memaparkan kiat-kiat membangun bisnis dotcom dengan modal cekak alias seadanya.
Bahkan katanya, ia dulu membangun Yogyes.com dengan modal awal Rp 6.000. Ia mengisahkan, di suatu hari tahun 2000-an, ia dan pacarnya kebetulan hanya punya uang sejumlah itu. Uang itu dipakainya untuk membeli bensin dan mengkopi proposal.
Proposal tersebut intinya Agus akan membangun media online sebagai sarana promosi pelaku wisata. Ia pun berkeliling dari hotel ke hotel menawarkan proposalnya.
"Untungnya meski ditolak sana sini, banyak pula yang berminat sehingga saya akhirnya punya modal untuk mengembangkan situs ini," ungkap Agus. Dari situlah, Yogyes.com berkembang sangat pesat dan saat ini sudah cukup mapan.
Kunci membangun bisnis online menurut Agus adalah keberanian sekaligus tekat dan kerja keras. Hubungan dengan klien dan konsumen pun harus profesional.
Selain itu, situs yang dibangun harus punya diferensiasi dengan situs lainnya. Adapun nama domain harus unik sehingga konsumen bakal tertarik mengunjunginya.
Punya milis atau komunitas online yang unik? Yuk, promosi di detikINET Forum.
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 18:23
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone - Jumat, 25/05/2012 16:07
6 Ponsel Nokia Terpopuler - Jumat, 25/05/2012 17:21
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital' - Jumat, 25/05/2012 16:45
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus - Jumat, 25/05/2012 15:50
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia - Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Jaksa Agung: Dua Kejati Siap Eksekusi Mati Terpidana Narkoba
- Paspor Mati, Kejagung Yakin Satono Tak Kabur ke Luar Negeri




Sending your message
