Berita Terbaru
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud -
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud -
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum -
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking -
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit -
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Edy Suhendy ″belum tentu galaxy\'s3, Yg trbaik untk saat in, HTC one x Lah Yg terbaik, sudh aku bandingkn...... ″
- KONTRA Pulgar ″̲.. ″
50%
50%
Selengkapnya
DPR: Cabut Segera Frekuensi Natrindo Axis!
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
BTS (dbu/inet)
Wakil Ketua Pokja Infokom Komisi I DPR Deddy Djamaluddin Malik meminta pemerintah agar tidak mengulur-ulur waktu dalam pengambilan kembali frekuensi milik NTS.
"Frekuensi itu bisa lebih efektif dan optimal oleh penyelenggara lain sehingga penundaan pengambilan frekuensi itu bisa disebut menutup kesempatan masyarakat dalam berkomunikasi," ujarnya kepada wartawan di gedung DPR-MPR, Jakarta, Senin (31/3/2008).
Sebelumnya, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menuturkan, pemerintah bisa mengambil alih frekuensi yang dikantungi NTS jika sampai akhir tahun ini penyelenggara seluler Axis itu tidak mampu mengoptimalkan penggunaannya.
Basuki menegaskan pengambilalihan frekuensi sangat mungkin terjadi, karena secara mandatory pemerintah punya wewenang untuk mengintervensi. Sebelumnya, pemerintah juga telah memangkas lebar frekuensi NTS dari 25 MHz menjadi 15 MHz.
"Pengambilalihan sebagian frekuensi NTS untuk dioptimalkan operator lain dengan cara frekuensi sharing tengah kami pertimbangkan sebagai wacana utama. Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisir," kata dia.
Sementara, NTS Axis sendiri mengakui telah kurang optimal dalam memanfaatkan rentang frekuensi yang dimiliki. Menurut Presiden Direktur Axis Erik Aas, itu karena keterlambatan pihaknya dalam melakukan ekspansi pasar.
"Kami akui bahwa kami terlambat. Namun, kami masih membutuhkan frekuensi untuk ekspansi 2G dan 3G kami secara nasional. Sebelumnya, kami juga sudah berdiskusi dengan pemerintah agar diberi waktu," ujarnya dalam suatu kesempatan. ( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 10:51
Nasib BlackBerry Messenger Suram? - Jumat, 25/05/2012 16:07
6 Ponsel Nokia Terpopuler - Jumat, 25/05/2012 09:03
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban - Jumat, 25/05/2012 10:19
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel - Jumat, 25/05/2012 13:23
Android Makin Kuasai Dunia
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia - Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Saling Mendahului, 2 Pembalap Liar Tewas di Kembangan Jakbar
- Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor




Sending your message
