Berita Terbaru
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal -
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri -
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK -
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud -
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud -
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Pulgar ″̲.. ″
- PRO usep saefuloh ″Pro.................... ″
50%
50%
Selengkapnya
Tolak Bill Gates, Yahoo Lirik Rupert Murdoch?
Fino Yurio Kristo - detikinet
Rupert Murdoch (mediabistro)
Diskusi merger ini disinyalir merupakan salah satu usaha Yahoo mencari alternatif bisnis setelah menolak tawaran pembelian dari Microsoft, perusahaan milik milyuner Bill Gates, senilai US$ 44,6 miliar. Mereka sebelumnya juga dikabarkan menjajaki kerja sama dengan AOL.
Seperti dikutip detikINET dari New York Times, Kamis (14/2/2008), kabar itu datang dari sebuah sumber yang familiar dalam diskusi merger tersebut. Berbagai media termasuk Wall Street Journal yang dimiliki Murdoch, kemudian juga ramai memberitakannya.
Murdoch tampaknya memang ngebet berkolaborasi dengan Yahoo dalam bisnis internetnya yang termasuk situs jejaring sosial ternama, MySpace. Dikabarkan, News Corp mengincar 20 persen saham Yahoo. News Corp akan menggandeng sebuah perusahaan swasta yang tak disebutkan namanya untuk membiayai merger ini.
Jika kesepakatan benar terjadi, News Corp akan terbantu menghadapi persaingan di bisnis internet menghadapi Google dan Microsoft. Bisnis online News Corp berkembang melalui situs populer mereka seperti MySpace, Photobucket dan Askmen.com. Adapun Yahoo akan mendapatkan kekuatan baru dalam memperkuat layanan onlinenya.
Tahun lalu, News Corp sebenarnya telah mempertimbangkan kemungkinan merger dengan Yahoo. Namun Yahoo kemudian menolak tawaran ini sebelum News Corp sempat melakukan penawaran secara formal.
Satu hal yang mungkin membuat manajemen Yahoo menerima tawaran News Corp adalah karena Yahoo kemungkinan akan tetap jadi perusahaan independen meski sebagian sahamnya telah dimiliki Rupert Murdoch. Perwakilan Yahoo dan News Corporation sendiri belum bersedia mengkonfirmasi kabar ini.
( fyk / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 18:23
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone - Jumat, 25/05/2012 16:07
6 Ponsel Nokia Terpopuler - Jumat, 25/05/2012 17:21
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital' - Jumat, 25/05/2012 16:45
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus - Jumat, 25/05/2012 15:50
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia - Selasa, 22/05/2012 19:08 WIB
BlackBerry Pede Bakal Terus Eksis di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
- Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum




Sending your message
