detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
  • KONTRA Pulgar  ″̲.. ″
  • PRO usep saefuloh  ″Pro.................... ″
50%   50% 

Selengkapnya


Kamis, 14/02/2008 14:49 WIB

Tolak Bill Gates, Yahoo Lirik Rupert Murdoch?
Fino Yurio Kristo - detikinet


Rupert Murdoch (mediabistro)

New York - Portal internet ternama Yahoo masih terus jadi bahan berita. Kini dilaporkan, mereka sedang memulai diskusi merger dengan raksasa media News Corporation yang dimiliki konglomerat Australia, Rupert Murdoch.

Diskusi merger ini disinyalir merupakan salah satu usaha Yahoo mencari alternatif bisnis setelah menolak tawaran pembelian dari Microsoft, perusahaan milik milyuner Bill Gates, senilai US$ 44,6 miliar. Mereka sebelumnya juga dikabarkan menjajaki kerja sama dengan AOL.

Seperti dikutip detikINET dari New York Times, Kamis (14/2/2008), kabar itu datang dari sebuah sumber yang familiar dalam diskusi merger tersebut. Berbagai media termasuk Wall Street Journal yang dimiliki Murdoch, kemudian juga ramai memberitakannya.

Murdoch tampaknya memang ngebet berkolaborasi dengan Yahoo dalam bisnis internetnya yang termasuk situs jejaring sosial ternama, MySpace. Dikabarkan, News Corp mengincar 20 persen saham Yahoo. News Corp akan menggandeng sebuah perusahaan swasta yang tak disebutkan namanya untuk membiayai merger ini.

Jika kesepakatan benar terjadi, News Corp akan terbantu menghadapi persaingan di bisnis internet menghadapi Google dan Microsoft. Bisnis online News Corp berkembang melalui situs populer mereka seperti MySpace, Photobucket dan Askmen.com. Adapun Yahoo akan mendapatkan kekuatan baru dalam memperkuat layanan onlinenya.

Tahun lalu, News Corp sebenarnya telah mempertimbangkan kemungkinan merger dengan Yahoo. Namun Yahoo kemudian menolak tawaran ini sebelum News Corp sempat melakukan penawaran secara formal.

Satu hal yang mungkin membuat manajemen Yahoo menerima tawaran News Corp adalah karena Yahoo kemungkinan akan tetap jadi perusahaan independen meski sebagian sahamnya telah dimiliki Rupert Murdoch. Perwakilan Yahoo dan News Corporation sendiri belum bersedia mengkonfirmasi kabar ini.
( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel