detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
  • KONTRA Pulgar  ″̲.. ″
  • PRO usep saefuloh  ″Pro.................... ″
50%   50% 

Selengkapnya


Senin, 11/02/2008 14:58 WIB

'Microsoft, Jangan Campakkan Windows XP'
Fino Yurio Kristo - detikinet


Windows XP (ist.)

California - Microsoft disarankan beberapa analis untuk tetap menjual sistem operasi Windows XP sampai sedikitnya satu atau dua tahun mendatang. Hal ini berkenaan dengan rencana Microsoft untuk menghentikan penjualan Windows XP per 30 Juni 2008.

Richard Jones, direktur pelayanan di lembaga konsultasi komputer Burton Group memaparkan, diperlukan waktu sedikitnya dua tahun bagi sebagian konsumen untuk beralih ke Windows Vista. Disebutkannya, Windows Vista baru diluncurkan sekitar tujuh tahun sesudah perilisan Windows XP sehingga konsumen butuh adaptasi cukup lama untuk bermigrasi.

Di lain pihak, Michael Silver dari biro penelitian Gartner juga menyarankan agar Microsoft memperpanjang masa penjualan Windows XP. Menurut Silver, hal ini perlu dilakukan agar berbagai masalah mengenai kompabilitas software di Vista dapat teratasi secara keseluruhan sebelum XP akhirnya 'dihabisi'.

Microsoft sendiri menyatakan, tidak menutup kemungkinan penjualan Windows XP nantinya akan diperpanjang. Mereka akan mendengarkan sumbang saran dari konsumen ataupun mitra-mitra mereka mengenai hal itu.

Hal ini dikemukakan Microsoft khususnya dalam menanggapi sebuah petisi online yang digalang situs teknologi terkemuka, InfoWorld. Petisi yang ditujukan untuk meminta Microsoft tetap menjual Windows XP ini dilaporkan telah menjaring sekitar 80.000 tanda tangan.

"Microsoft mengetahui kebiasaan konsumennya. Jika bulan Juni nanti ada kejelasan konsumen belum siap beralih ke Vista, tidaklah mengherankan jika mereka akan menjual XP dalam waktu yang lebih lama," tutur Al Gillen, Wakil Presiden Penelitian di International Data Corporation (IDC) seperti dikutip detikINET dari InfoWorld, Senin (11/2/2008). ( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel