http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Video ABG Diperkosa Massal Guncang YouTube

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 28/01/2008 14:03 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/01/28/398/YouTubeScreenshoot(soft).jpg YouTube (softpedia)
London - Berbagai macam video diposting di situs YouTube. Kadangkala, video tersebut mengandung konten tak senonoh. Kali ini, sebuah video pemerkosaan massal diposting di YouTube dan memaksa polisi turun tangan.

Seperti dikutip detikINET dari Sunday Mirror, Senin (28/1/2008), seorang gadis Inggris berusia kira-kira 13 tahun dilaporkan diperkosa oleh geng remaja. Peristiwa pemerkosaan ini direkam via ponsel dan kemudian diposting di situs YouTube.

Gadis yang masih mengenakan seragam sekolah itu, diperkosa massal di Croydon, London. Dalam video di YouTube itu, ia tampak memohon pada remaja-remaja berandalan berusia sekitar 13-15 tahun tersebut untuk menghentikan perbuatannya. Namun, remaja-remaja itu malah menertawakannya dan terus saja melakukan aksi tak senonoh ini.

Pihak kepolisian Inggris menyatakan bahwa mereka sedang menginvestigasi kasus tersebut. Mereka memaparkan bahwa kasus pemerkosaan ini sangatlah memprihatinkan karena baik sang korban maupun para pelaku masih tergolong anak-anak.

Namun sampai sejauh ini, belum ada satupun terdakwa ditangkap berkenaan dengan kasus pemerkosaan ini. Sementara video klip pemerkosaan itu telah dihapus dari YouTube.
(fyk/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Tifatul Sembiring Sukses Kawal Kominfo?

Tifatul Sembiring resmi mundur dari kursi menteri komunikasi dan Informatika (menkominfo). Nah, setelah lima tahun menjabat, apakah Tifatul terbilang sukses mengemban amanah, mengawal dan memajukan TIK Indonesia?
Pro
44%
Kontra
56%


Must Read close