Berita Terbaru
-
Kamis, 24/05/2012 16:47 WIB
Open Source & Pembajakan di Indonesia yang 'Selangit' -
Kamis, 24/05/2012 16:24 WIB
Jadi 'Ksatria', Suhu Desain Apple Garap Proyek Rahasia -
Kamis, 24/05/2012 15:55 WIB
Campur Tangan Wanita, 7 Start Up Ini Diganjar Award -
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN? -
Kamis, 24/05/2012 15:00 WIB
Ini Dia 10 Start Up Lokal Berbakat Jawara iMulai -
Kamis, 24/05/2012 14:37 WIB
Perlukah Open Source Masuk Kurikulum?
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO SI ECO KITING ″Smartphone sama aja, gausah pada ribut... ″
-
KONTRA john96
″haaaaaaah(buku mulut lebar\"
....gak slh tu samsung s3 jd yg trhebat.....bisa apa dia....sampah pah pah...BLACKBERRY IS NUMBER ONE.. ″
50%
50%
Selengkapnya
Ratusan Hotspot Tak Mampu Pikat Pengguna Internet Jatim
Ardhi Suryadhi - detikinet
ilustrasi (diolah/wikimedia/GFDL)
Communication Manager Telkom Jawa Timur Djadi Soegiarto mengatakan, dari pertengahan bulan hingga akhir tahun 2007 peningkatan penetrasi internet di Jatim tidak sampai 1 persen. "Peningkatannya tidak signifikan, padahal gratis" ujarnya, ketika dihubungi detikINET, Kamis (3/1/2007).
Padahal, lanjut Djadi, pihaknya sudah membangun ratusan hotspot di Jatim untuk mendongkrak penterasi internet. Pembangunannya dilakukan di 38 alun-alun di kota dan kabupaten serta di 300 titik kota Surabaya yang tersebar di mal, sekolah dan tempat-tempat umum. "Jadi totalnya ada 338 hotspot," tukasnya.
Sayangnya, harapan yang digantungkan belum mendapat hasil yang diinginkan sehingga membuat Telkom melakukan evaluasi. "Setelah kita kaji ternyata ada 2 faktor penyebabnya. Pertama, karena controller by Telkom lalu kedua adalah karena sosialisasi penggunaan internet," imbuh Djadi.
Maka dari itu, dikatakan Djadi, Telkom Jatim melakukan program potong tarif internet dial up TelkomNet Instant menjadi Rp 1000 per jam. Sebelumnya, banyak yang menganggap tarif Rp 9.900 per jam TelkomNet Instant dengan kecepatan 64 kbps masih mahal. "Bandingkan dengan Speedy, (yang tarifnya) Rp 6.000 per jam dengan kecepatan 384 kbps. Makanya kita turunkan tarif (TelkomNet Instant). Harapannya, penetrasi internet naik menjadi 20 persen di akhir 2008," tandasnya. ( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 24/05/2012 12:12
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android - Kamis, 24/05/2012 15:37
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN? - Kamis, 24/05/2012 15:11
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri - Kamis, 24/05/2012 21:06
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung - Kamis, 24/05/2012 10:31
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia? - Selasa, 22/05/2012 19:08 WIB
BlackBerry Pede Bakal Terus Eksis di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Ini Dia Proses Pengajuan Permohonan Izin Konser ke Polisi
- Istana Persilakan Penelitian Gunung Padang Dilanjutkan




Sending your message
