Berita Terbaru
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet -
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com -
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang -
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal -
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone -
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Senin, 05/03/2012 11:53 WIB
Manusia akan Menikah & Bercinta dengan Robot?
Posted : radydjencolePro Kontra
-
KONTRA john96
″haaaaaaah(buku mulut lebar\"
....gak slh tu samsung s3 jd yg trhebat.....bisa apa dia....sampah pah pah...BLACKBERRY IS NUMBER ONE.. ″
-
KONTRA mrroot
″canggih sih canggih tapi ane rasa bukan yang terbaik
.. ″
50%
50%
Selengkapnya
Delapan Operator Diduga Terlibat Kartel SMS
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Pengguna SMS (sxc.hu)
KPPU memanggil delapan operator berdasarkan laporan adanya dugaan praktek kartel tarif pesan singkat (SMS). Selain XL, operator yang dipanggil adalah Indosat, Telkomsel, Hutchison, Bakrie Telecom, Mobile-8, Smart Telecom, dan Telkom. Beberapa pimpinan operator telekomunikasi seluler dilaporkan sudah menemui KPPU.
Menanggapi hal tersebut, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Kamilov Sagala mengakui tarif SMS di Indonesia masih sangat mahal jika dibandingkan formula dasar tarif yang dirumuskan BRTI. "Tarif SMS saat ini memang masih keterlaluan. Lebih mahal tiga kali lipat dari formula yang kami tetapkan," ujarnya saat dihubungi detikINET, Rabu (12/12/2007).
Setelah didesak, Kamilov akhirnya mengakui bahwa formulasi tarif SMS dari BRTI itu sebenarnya tidak lebih dari Rp 100. Tepatnya, sekitar Rp 73 - Rp 75 per SMS.
Saat ini, standar tarif SMS (di luar tarif promosi) untuk pascabayar adalah Rp 250 dan prabayar Rp 350. Biaya untuk SMS itu sepenuhnya masuk ke operator pengirim (sender keep all).
Dugaan kartel yang dilaporkan ke KPPU mengungkapkan kecurigaan akan adanya kesepakatan antar operator untuk bersama-sama menetapkan tarif SMS pada angka tertentu.
Kamilov menolak untuk berkomentar apakah BRTI akan membuat plafon batas atas terhadap formulasi tarif SMS. Menurutnya, tarif SMS disesuaikan oleh masing-masing operator. ( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 24/05/2012 12:12
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android - Kamis, 24/05/2012 15:37
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN? - Kamis, 24/05/2012 15:11
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri - Kamis, 24/05/2012 21:06
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung - Kamis, 24/05/2012 10:31
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
Komentar Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini? - Senin, 21/05/2012 15:02 WIB
Butuh Berapa Pekerja untuk Bikin 9 Juta Galaxy S III? - Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB - Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia? - Selasa, 22/05/2012 19:08 WIB
BlackBerry Pede Bakal Terus Eksis di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Ini Dia Proses Pengajuan Permohonan Izin Konser ke Polisi
- Istana Persilakan Penelitian Gunung Padang Dilanjutkan




Sending your message
