detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
  • KONTRA mrroot  ″canggih sih canggih tapi ane rasa bukan yang terbaik pissman .. ″
  • PRO asalbunyiah  ″Sekarang udah akhir 2012 yah.. ″
50%   50% 

Selengkapnya


Jumat, 29/12/2006 17:48 WIB

Pemerintah Tegaskan Dukungan Pada Open Source
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Sofyan Djalil (rou/inet)

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Sofyan Djalil mengatakan deklarasi IGOS belum dilupakan. Salah satu buktinya, Pemerintah akan mewajibkan produsen perangkat keras untuk menyertakan driver untuk sistem operasi Open Source. Hal itu akan dilakukan melalu sebuah Peraturan Menteri (Permen). "Mudah-mudahan Januari (Permen) itu bisa jalan," tukasnya seusai klarifikasi seputar Memorandum of Understanding (MoU) Microsoft-Indonesia di Gedung Depkominfo, Jakarta, Jumat (29/12/2006). Peraturan itu, ujar Sofyan, dilandaskan pada kendala yang kerap dialami pengguna sistem operasi Open Source. "Kebanyakan kendalanya di hardware, seperti saat mau install printer dan sebagainya susah. Ke depannya kita akan keluarkan Permen agar perangkat komputer disertakan driver yang mendukung piranti lunak Open Source," Sofyan menjelaskan. Saat ini Pemerintah menuai kontroversi dengan menandatangani MoU dengan Microsoft. Menurut Sofyan MoU itu selain tidak mengikat juga tidak akan berdiri sendiri. "Setelah MoU dengan Microsoft kita akan adakan MoU dengan pihak lainnya, termasuk dengan Open Source," ia menambahkan. Di masyarakat saat ini juga telah beredar dokumen MoU yang isinya dirahasiakan tersebut. Salah satu yang beredar mengandung lampiran mengenai jumlah lisensi yang akan dibeli pemerintah. Sofyan tidak mengiyakan ataupun menampik keabsahan dokumen yang beredar. Ia hanya berkomentar bahwa pemerintah saat ini belum mengetahui jumlah lisensi yang dibutuhkan. "Sekarang sensus (komputer di pemerintahan) saja belum. Bagaimana kita bisa tahu berapa-berapanya?" tutur Sofyan. ( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel