http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Budi Rahardjo Diduga Gelapkan Dana Domain .ID

Wicaksono Hidayat - detikinet
Senin, 11/07/2005 13:27 WIB
http://us.images.detik.com/content/2005/07/11/399/gedungcyber.jpg
Jakarta - Mendung nampaknya masih menyelimuti komunitas telematika di Indonesia. Pasalnya, buntut perseteruan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) dengan Budi Rahardjo sebagai pengelola domain .id (Country Code Top Level Domain .ID - ccTLD-ID) kini semakin meruncing. Menurut informasi yang didapat oleh detikinet dari sumber yang dapat dipercaya, APJII akan melaporkan Budi Rahardjo ke Polisi dengan landasan Pasal 372 KUHP, tentang Penggelapan. Menurut sumber tersebut, APJII menduga Budi melakukan penggelapan dana selama mengelola nama domain .ID. Ketika dihubungi, John Sihar Simanjuntak, Wakil Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tidak menyangkal adanya rencana tuntutan yang akan dilayangkan oleh APJII, meskipun tidak merinci secara detil bentuk tuntutan tersebut. Menurutnya, tuntutan tersebut bukanlahlah prioritas APJII saat ini. "Intinya kita memang mau tuntut, tapi tujuannya bukan gitu lah. Kami cuma mau membereskan supaya bisa bentuk lembaga baru IDNIC," ujar John ketika dihubungi detikinet, Senin (11/7/2005). John berujar perkara tuntut-menuntut itu adalah amanat dari Musyawarah Nasional APJII yang digelar beberapa waktu lalu. "Sebagai pengurus kami harus melaksanakan amanat itu, tapi secara personal masih menganggap dia (Budi Rahardjo) sebagai teman," ia menjelaskan. Kamis (07/07/2005) APJII telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil serta beberapa pejabat terkait lainnya. Dalam kesempatan itu Sofyan telah menyatakan komitmennya untuk menengahi persoalan APJII dengan pengelola domain .id yang dipimpin Budi Raardjo. Menurut John dalam pertemuan itu pihak regulator juga meminta agar masalah itu diselesaikan dengan damai. Oleh karena itu, ujar John, APJII akan melakukan pertemuan dengan Budi Rahardjo pekan ini. "Dalam minggu ini kami akan bertemu dulu," ia menambahkan. Hingga berita ini diturunkan Budi Rahardjo belum menjawab panggilan telepon dan e-mail yang dilakukan detikinet untuk konfirmasi. Foto: Gedung Cyber, Mampang, Jakarta Selatan. Sumber:Masterweb (wsh)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close