BERITA TERBARU
Senin, 06 Mar 2017 13:28 WIB

Kumpulan Review Nintendo Switch, Beli Atau Tidak Ya?

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: screenshot YouTube Foto: screenshot YouTube
Jakarta - Nintendo resmi merilis Nintendo Switch pada tanggal 3 Maret 2017 lalu. Dan sejak saat itu, sejumlah media di luar negeri saling adu cepat me-review perangkat konsol game terbaru Nintendo itu.

Bukan tanpa sebab, rasa penasaran akan Nintendo Switch didorong manakala mengetahui perangkat ini bisa dibilang sebagai hybrid console. Ini artinya, Nintendo Switch bisa berfungsi sebagai konsol rumahan atau bisa berfungsi layaknya perangkat gaming portable seperti yang ditawarkan oleh Nintendo 3DS atau PlayStation Vita.

Lalu bagaimana kesimpulan review-nya? Berikut detikINET rangkum dari berbagai sumber!

Gamespot

Foto: istimewa

Media game kredibel yang satu ini kerap melontarkan kritik keras terhadap industri game. Untuk Nintendo Switch sendiri, sang penulis Jimmy Thang menyebut Switch sebagai puncak tertinggi dari pertumbuhan bisnis Nintendo dan Nvidia. Karena sebagaimana diketahui, Nintendo Switch diperkuat dengan kartu grafis yang dibuat oleh Nvidia.

Tak hanya itu, Thang pun mengakui bila Nintendo Switch tidaklah sempurna. Namun, perangkat ini tetap menawarkan berbagai cara asyik untuk bermain game. Anda mungkin bisa menemukan konsol yang lebih powerful seperti PlayStation 4 atau Xbox One, tapi di Nintendo Switch yang Anda dapatkan adalah keunggulan bentuknya. Bentuk yang ringan.


Polygon

Nintendo Switch berada di posisi antara kegagalan era Wii U dan bagaimana upaya agar perusahaan game raksasa Jepang itu harus bangkit. Perangkat ini memiliki konsep dasar dari Wii U, sebagai konsol berbasis tablet, dan menjanjikan apa yang tidak bisa dicapai Nintendo di tahun 2012 lalu.

Disebut oleh tim Polygon, Nintendo Switch terasa unik. Sangat berbeda dengan PlayStation 4 dan Xbox One. Perangkat ini mampu menghadirkan momen yang istimewa (mereka menyebutnya dengan momen 'wow'), ketika melanjutkan permainan dari portable mode ke televisi.


Kotaku

Foto: istimewa

Nintendo Switch adalah perangkat game konsol eksperimental dari sebuah perusahaan dengan kisah sejarah pembuatan perangkat game konsol eksperimental. Apakah akan menjadi bagian dari salah satu kesuksesan Nintendo atau malah sebaliknya, waktu yang akan menjawab.

Secara fundamental saya menyukai Nintendo Switch. Seperti sukses mencapai tujuan dengan cara yang mengagumkan dan membuat saya berpikir bahwa ini berbeda dengan perangkat konsol game lainnya. Namun, tetap menyimpan berbagai kekecewaan seperti biaya tambahan yang tersembunyi dan masih banyak yang tidak bisa dijelaskan oleh Nintendo.

Rekomendasi dari saya adalah menunggu. Tentu saja perangkat ini menggoda dan Anda pasti segera ingin membelinya. Tapi jika masih dalam batasan niat, saran saya tunggu dulu. Tunggu apabila Nintendo sudah berhasil mengakomodir segala macam isu hardware yang dilaporkan banyak orang.


Junkee

Foto: screenshot YouTube

Sama halnya seperti Kotaku, Junkee di sini memberikan pertanyaan yang menurutnya sulit dijawab. Haruskah kita membelinya? Nintendo memiliki sesuatu yang sangat spesial di sini. Masalahnya di sini kita seolah sedang berada di dalam mata badai. Tidak ada seorang pun yang mengutak-atik perangkat ini dalam waktu yang lama kecuali impresi pertama.

Me-review game yang ada sangat mudah. Zelda? Menakjubkan dan mengejutkan. Memang, game ini juga hadir di Nintendo Wii U, tapi secara visual biasa saja. 1-2 Switch? Membingungkan dan overpriced (terlalu mahal).

Konsolnya sendiri sangat seksi, terasa nyaman, terdengar bagus, dan semuanya yang dikatakan oleh Nintendo memang benar adanya. Tapi, sampai ada game-game baru lagi, semuanya terserah kepada Anda.


Pocket Gamer

Nintendo Switch menawarkan kemampuan yang lebih dari yang disodorkan oleh konsol dan handheld. Perangkat ini menyajikan pengalaman game bagus di mana pun Anda berada.


Attack of the Fanboy

Foto: istimewa


Nintendo Switch memiliki potensi untuk menjadi salah satu konsol terbaik Nintendo. Handheld/konsol rumahan hybrid mungkin memiliki kualitas grafis yang lawas, tapi memiliki kemampuan untuk dibawa ke mana saja menjadi poin tambahan.

Desain dan hardware saya rasa bagus, tapi sayangnya rilis dengan game yang kurang menggebrak. Jadi, bagi mereka yang menanti game di luar Zelda, sebaiknya bisa menunggu. (mag/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Ini Harga Samsung Galaxy S8

    Ini Harga Samsung Galaxy S8

    Kamis, 30 Mar 2017 10:37 WIB
    Ponsel Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus resmi dirilis oleh Samsung. Mengusung desain dan peningkatan spesifikasi, berapa harga ponsel ini?
  • Moto X Anyar Sodorkan Kamera Ganda?

    Moto X Anyar Sodorkan Kamera Ganda?

    Kamis, 30 Mar 2017 09:06 WIB
    Tak lama Motorola merilis Moto G5 Plus, kini muncul bocoran gambar Moto X terbaru, dan dari bocoran tersebut terlihat ponsel itu punya dua kamera belakang.
  • Bos Besar Google Pamer Pesaing Galaxy S8

    Bos Besar Google Pamer Pesaing Galaxy S8

    Kamis, 30 Mar 2017 08:39 WIB
    Kicauan bapak Android Andy Rubin yang memamerkan sebuah ponsel dengan layar nyaris tanpa bingkai 'disundul' bos besar induk Google Alphabet, Eric Schmidt.