Senin, 31 Ags 2015 16:11 WIB

Update PAX Prime 2015

Hal yang Wajib Diketahui dari Final Fantasy XV

M. Alif Goenawan - detikInet
Halaman 1 dari 3
Jakarta -

Ajang PAX Prime yang digelar di Seattle, Washington, Amerika Serikat pada 28-31 Agustus 2015 menjadi momentum bagi Square Enix untuk blak-blakan soal Final Fantasy XV. Di samping memastikan bahwa tak akan mengeluarkan jadwal rilis hingga bulan Maret 2016, publisher raksasa asal Jepang itu juga mengumbar beberapa poin penting terkait konten Final Fantasy XV.

Lalu apa saja yang diumbar Square Enix mengenai game yang melalui tahap pengembangan begitu panjang itu? Berikut seperti diungkap Director Final Fantasy XV, Hajime Tabata, dikutip detikINET dari Gamespot, Senin (31/8/2015).

1. Fantasi yang Fantastis



-. Berbicara Final Fantasy pastinya tidak luput dari yang namanya hal-hal berbau fantastis. Ya, Tabata mengungkap summon baru, yakni Leviathan. Bagi penggemar seri Final Fantasy, pasti sudah tak asing dengan Leviathan. Termasuk ke dalam salah satu summon klasik, Leviathan digambarkan sebagai ular wanita yang hidup di air di sekitar kota Altissia. Leviathan pun disebut sebagai sosok dengan kecerdasan tinggi.

- Masing-masing summon dalam serial Final Fantasy memiliki berbagai julukan. Bila di Final Fantasy VIII dijuluki GF (Guardian Force), maka summon dalam Final Fantasy XV disebut sebagai Eidolons. Eidolons sendiri merupakan makhluk berkekuatan dewa yang terlibat dalam proses penciptaan dunia. Masing-masing Eidolons memiliki tampilan dan kepribadian yang berbeda. Selain itu, Eidolons punya gender berbeda-beda, pria dan wanita.

- Seperti yang diketahui, Final Fantasy XV tak lain merupakan pengembangan dari Final Fantasy Versus XIII. Dan ketika pertama kali diumumkan, Final Fantasy Versus XII disebut menjadi bagian dari kisah mitologi Fabula Nova Crystalis. Kini, dalam pengumuman terbaru, Tabata mengatakan jika Final Fantasy XV tak lagi bagian dari mitologi tersebut. Secara tematis, Final Fantasy XV berbeda dengan Final Fantasy Versus XIII.

- Kosmologi dari Final Fantasy XV dibuat berdasarkan mitologi dari Jepang dengan sedikit peleburan dari religius dari budaya Barat. Sepanjang permainan, Anda akan mengetahui bagaimana dunia diciptakan.

- Sosok wanita yang menjadi logo dari Final Fantasy XV, hasil ciptaan dari seniman bernama Yoshitaka Amano, belum tentu Etro -- dewi kematian yang disebut di dalam trailer awal Final Fantasy Versus XIII. Amano mengatakan bahwa sketsa asli yang ia gambar memang terinspirasi dari sosok Etro.

- Monster yang nantinya gamer jumpai di lapangan tidak semuanya musuh. Game Desainer Tomohiro Hasegawa, mengatakan semua makhluk yang telah ia rancang hanya untuk menunjukkan keberadaan mereka seolah-olah alami, dan tidak semuanya akan menjadi musuh bagi Noctis dan kawan-kawan. Semua makhluk memang dirancang agar terlihat hidup dan berpopulasi. Sebagai tambahan, ketika menghabisi monster, gamer akan menghasilkan barang drop-an yang bisa dipakai untuk memasak dan dikonversi menjadi status buff.

- Final Fantasy XV menghadirkan berbagai macam makhluk baru. Anda pasti bertanya-tanya, ke manakah gerangan monster klasik, seperti Moogles, Tonberries, dan Cactuar? Sebagai pengingat, tagline Final Fantasy XV adalah 'fantasy based on reality'. Hasegawa menyebut, mereka berharap untuk menciptakan makhluk yang serealistis mungkin. Tapi bukan berarti tidak akan muncul di Final Fantasy XV. Baik, Tabata maupun Hasegawa mengaku bakal mempertimbangkan hal ini.

>>Klik Next

(ash/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed