Jumat, 08 Mar 2013 13:58 WIB

Tips Foto Human Interest di Kawah Ijen

- detikInet
Human Interest (Infofotografi) Human Interest (Infofotografi)
Jakarta - Ternyata foto human interest <\/em>(HI) tidak semudah yang kita bayangkan! Tinggal bawa kamera dan jepret bukanlah hal yang bijak jika ditelusuri kembali.
 
Memang banyak orang yang sudah terbiasa difoto, terutama di kawasan wisata seperti Pasar Beringharjo di Jogjakarta, Gereja Ganjuran, dan masih banyak lagi. Sebelum mengambil foto, berikut tips and trik supaya kita bisa berlega ria memfoto Human Interest:

\\\"\\\"<\/a>
 
Mencari informasi via Internet<\/strong>
<\/strong>Seringkali orang-orang menulis mengenai review tempat-tempat yang bisa jadi salah satu tempat yang akan kamu kunjungi. Cobalah telusuri hal-hal yang tidak boleh dilakukan di sana hal yang dianggap tabu, atau hal yang mungkin bisa jadi penyokong kamu ketika berfoto di sana.
 
Misalnya ketika saya mencari informasi mengenai Kawah Ijen, sangat disarankan membawa rokok, permen, atau air putih sebagai hadiah ketika para penambang tersebut difoto.

\\\"\\\"<\/a>
 
Mencari informasi via penduduk sekitar<\/strong>
<\/strong>Malu bertanya sesat di jalan! Ngobrol <\/em>dengan penduduk maupun pekerja di kawasan wisata yang kita kunjungi sangat membantu kita dalam mencari informasi apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Saya ambil kembali contoh ketika saya ke Kawah Ijen, ternyata para penambang belerang sebaiknya tidak boleh diberhentikan untuk diajak berbincang ketika mereka sedang mengangkat belerang.
 
Karena ketika mereka berhenti, mereka akan sukar kembali untuk mulai berjalan mengangkat belerang. Tanya mereka dengan tampang yang ramah ya, jangan jutek-jutek.

\\\"\\\"<\/a>
 
Tersenyumlah<\/strong>
<\/strong>Senyum itu adalah ibadah bukanlah sekedar kiasan belaka. Dengan tersenyum ketika melihat orang, maka orang tersebut seringkali akan bertindak ramah juga terhadap kita. Misalkan ketika mereka melihat kamu memfoto mereka, lemparkan senyuman kepada mereka.
 
Pakaian tidak mencolok<\/strong>
<\/strong>Orang-orang terkadang secara tidak sadar merasa terusik ketika melihat ada pemandangan yang tidak biasa mereka lihat. Tentunya agar kita bisa berfoto ria dengan nyaman, sebisa mungkin kita tidak menjadi pusat perhatian orang-orang sekitar.
 
Percaya tidak percaya para wisatawan di Kawah Ijen rata-rata memakai jaket parasut atau baju dingin lainnya seperti sweater untuk menahan udara dingin. Tetapi saya menemukan satu backpacker berasal dari Samarinda menggunakan mantel style Korea. Tentunya kamu bukanlah objek foto dan tidak ingin menjadi pusat perhatian bukan?

Sekian 4 tips kilat dari saya untuk foto-foto di kawasan wisata, terutama jika kalian ingin foto mengenai human interest \\\";)\\\"


Oleh Darwin Boy Sxander<\/strong><\/em>
Mahasiswa jurusan Advertising di STIKOM LSPR.<\/em>

\\\"\\\"<\/a>
 
 
 
 
Yuk, belajar fotografi, editing dan ikut tur fotografi dengan
infofotografi.com<\/a><\/em>
(jsn/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Fuji Xerox Rilis 14 Mesin Cetak Multifungsi

    Fuji Xerox Rilis 14 Mesin Cetak Multifungsi

    Sabtu, 21 Jan 2017 09:54 WIB
    Fuji Xerox rilis 14 model mesin cetak multifungsi berwarna seri ApeosPort-VI C dan DocuCentre-VI C bagi segmen perkantoran skala kecil, menengah dan besar.
  • Menkominfo Bertemu Google, Bahas Pajak?

    Menkominfo Bertemu Google, Bahas Pajak?

    Jumat, 20 Jan 2017 20:43 WIB
    Usai merilis ponsel Digicoop, Menkominfo Rudiantara langsung buru-buru meninggalkan lokasi acara. Kabarnya, pria berkacamata itu akan bertemu perwakilan Google.
  • KPPU Soroti Persaingan di Telekomunikasi

    KPPU Soroti Persaingan di Telekomunikasi

    Jumat, 20 Jan 2017 20:04 WIB
    KPPU mencium adanya potensi persaingan usaha tidak sehat di industri telekomunikasi belakangan ini. Apalagi sejak ramai debat interkoneksi dan network sharing.
  • Digicoop Bakal Punya Varian RAM 6 GB

    Digicoop Bakal Punya Varian RAM 6 GB

    Jumat, 20 Jan 2017 19:38 WIB
    Digicoop bukan satu-satunya ponsel yang bakal dibesut Koperasi Digital Indonesia Mandiri. Ada ponsel lain yang juga disiapkan, salah satunya mengusung RAM 6 GB.