Kamis, 17 Mei 2018 18:24 WIB

China Jor-joran Kembangkan Teknologi Kecerdasan Buatan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi Manusia Virtual. Foto: Dok Ilustrasi Manusia Virtual. Foto: Dok
Jakarta - Tianjin, sebuah kota pelabuhan di sebelah utara China, akan menganggarkan 100 miliar yuan atau sekitar USD 16 miliar untuk mendukung pengembangan artificial intelligence di kotanya.

Kota ini juga menganggarkan 10 miliar yuan (USD 1,5 miliar) lagi untuk mengembangkan pabrik cerdas.

"Anggaran ini disahkan untuk mempercepat dan memperluas teknologi industri cerdas di kota," kata Wakil Walikota Tianjin Sun Wenkui seperti dikutip detikINET dari Xinhua, Kamis (17/5/2018).

Anggaran 100 miliar yuan akan diinvestasikan di industri-industri berkembang seperti robot cerdas, perangkat keras dan perangkat lunak, termasuk 30 miliar yuan untuk mengembangkan perangkat cerdas dan peningkatan kecerdasan dari industri tradisional.


Anggaran 10 miliar yuan akan digunakan untuk mendukung industri seperti Internet, robotik, integrated circuits, layanan informasi, dan integrasi sipil dan militer.

Tianjin juga berkomitmen untuk memberi dukungan finansial dengan nilai maksimal 30 juta yuan (USD 4,7 juta) untuk institusi riset sains di tingkat nasional atau provinsi yang berbasis di Tianjin.

Upaya Cina untuk mengembangkan AI di negara sendiri tentu menununjukkan komitmen Cina untuk mengalahkan dominasi Amerika Serikat.

Keberhasilan Cina dalam mengembangkan AI juga akan berpengaruh positif terhadap sektor militer dan pertahanannya karena penggunaan AI yang semakin umum di sektor tersebut.
(jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed