Selasa, 20 Feb 2018 16:15 WIB

Lebarkan Sayap, Hijup Caplok e-Commerce Inggris

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Hijup Foto: Hijup
Jakarta - Ajang London Modest Fashion Week mengumumkan salah satu akuisisi terbesar di industri modest fashion. Hijup, startup yang didirikan Diajeng Lestari, mengakuisisi Haute Elan asal Inggris.

Akuisisi ini tentunya akan membuat Hijup, yang disebut-sebut sebagai platform e-commerce fashion Islami pertama di dunia, memperluas pasarnya ke Inggris melalui e-commerce Haute Elan.

Kesepakatan di antara keduanya difasilitasi oleh Aidijuma Colors Group of Companies, yang langsung dikenal sebagai investor di industri pakaian sopan yang stylish.

Adalah inovasi dan semangat di industri modest fashion yang menyatukan para bos wanita yang powerful ini. Seperti diketahui, Hijup, Haute Elan dan Adijuma Colors Group masing-masing didirikan oleh tiga wanita dari negara berbeda.

Dikutip dari Business Insider, Selasa (20/2/2018), Haute-Elan akan mendapat keuntungan dari sisi logistik, operasional, teknis dan saran strategis dari kesuksesan Hijup di Indonesia.

Namun tidak disebutkan berapa nilai akuisisi di antara keduanya. Yang jelas, kolaborasi ini disebut-sebut akan membawa industri modest fashion ke ranah baru, yang fokus pada kerjasama yang lebih besar dengan brand domestik terdepan.

"Modest fashion menjadi tren yang menawarkan para wanita pilihan dan kebebasan mengekspresikan diri, namun tetap berpenampilan fashionable. Retailer dan para desainer sudah melihat potensi ini," kata CEO dan Founder Aidijuma Colors Group Datin Norjuma Habib Mohamed.

"Jadi kami memutuskan untuk berinvestasi di ranah ini. Kami berupaya membangun kerjasama bisnis strategis di seluruh dunia untuk memperluas model bisnis ini untuk industri modest fashion secara global," sambungnya.

CEO dan Founder Haute Elan Romanna Bint-Abubaker pun menunjukkan antusiasme yang sama. "Bekerjasama adalah satu-satunya cara kami bisa mencapai visi. Saya sangat gembira kami bisa mewujudkannya dengan pengalaman, keahlian dan sumber daya yang kami punya," ujarnya.

Sementara itu, CEO Hijup Diajeng Lestari menyebutkan, tren fashion berhijab merupakan fenomena kebangkitan identitas wanita muslim.

"Semoga lewat langkah besar ini, kami bisa memberikand ampak positif bagi masyarakat. Kami tak hanya menghadirkan fashion yang terlihat bagus, tetapi juga membawa 'rasa' pada identitas Islami dan berupaya memberi kontribusi melakukan hal bermanfaat untuk dunia," tutupnya. (rns/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed