Selasa, 20 Feb 2018 14:47 WIB

Smartphone Gerbang Utama Orang Indonesia ke Dunia Maya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tak hanya mengungkap perangkat yang dipakai saat mengakses internet secara umum, namun juga lebih detail dari sebelumnya.

Pada survei internet 2017 ini ditemukan bahwa pengguna internet Indonesia yang mencapai 143,26 juta ini kebanyakan dari mereka mengakses ke dunia maya melalui perangkat smartphone/tablet pribadi hingga 44,16%. Sementara mengakses lewat komputer/laptop pribadi hanya 4,49%.

Sedangkan yang berselancar di dunia maya jika digabung menggunakan smartphone atau laptop pribadi mencapai 39,28%. Adapun responden yang menjawab lainnya ada 12,07%.

"Pengguna internet Indonesia sebagian besar mengakses menggunakan smartphone dan sebagian kecil laptop, serta ada irisan keduanya, seperti kita yang menggunakan smartphone tapi kalau kerja pakai laptop," ujar Sekjen APJII Henri Kasfyi di Jakarta.

Smartphone Gerbang Utama Orang Indonesia ke Dunia MayaFoto: APJII


Dalam survei kali ini, APJII membagi Indonesia ke dalam tiga kategori, yakni urban, rural-urban, dan rural.

Untuk kategori urban, masyarakat perkotaan mengakses internet paling banyak menggunakan smartphone/tablet pribadi 59,31%, komputer/laptop pribadi 0,65%, keduanya (smartphone dan laptop) 38,31%, dan lainnya 1,71%.

Kategori rural-urban, penggunaan perangkatnya melalui smartphone/tablet pribadi 59,67%, komputer/laptop pribadi 2,88%, keduanya (smartphone dan laptop) 32,10%, dan lainnya 5,35%.

Sedangkan di wilayah rural, smartphone juga masih menjadi gerbang utama masyarakat ke dunia maya. Hasilnya smartphone/tablet pribadi 48,19%, komputer/laptop pribadi 2,42%, keduannya (smartphone dan laptop) 38,37%, dan lainnya 11,03%.

Ketika merujuk kepada jumlah perangkat yang digunakan saat mengakses internet, masyarakat lebih banyak menggunakan satu perangkat saja, baik itu smartphone maupun laptop.

"Yang menggunakan satu smartphone itu jumlahnya besar sampai 95,75% karena mungkin satu smartphone saja itu bisa SIM card-nya ada dua slot," sebut Henri.

Smartphone Gerbang Utama Orang Indonesia ke Dunia MayaFoto: APJII


Aplikasi Lokal Belum Dilirik

Penggunaan aplikasi lokal oleh masyarakat Indonesia masih terbilang minim. Padahal, layanan chatting, media sosial, dan search engine merupakan layanan yang sering diakses oleh orang Indonesia.

"Mayoritas dari kita, tidak pernah menggunakan aplikasi lokal," sebut Henri.

Dari 143,26 juta pengguna internet Indonesia yang menjawab kecenderungan penggunaan aplikasi lokal sangat sering ada 5,56%, sering 23,46%, jarang 56,79%, dan tidak pernah 14,20%.

Mengenai segi keamanan internet, 65,98% pengguna internet tersebut sadar data dapat diambil hacker dan 83,98% sadar adanya penipuan di internet.

Lalu menyangkut persepsi terhadap keamanan internet, yang menjawab pemasangan anti-virus penting ada 58,52%, biasa 30,94%, dan tidak penting 10,53%. Sedangkan soal menjaga kerahasiaan data, yang menjawab penting ada 61,38%, biasa 30,94%, dan tidak penting 7,68%. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed