BERITA TERBARU
Minggu, 14 Jan 2018 10:09 WIB

Zuckerberg Ungkap Facebook Segera Dirombak

Josina - detikInet
Ilustrasi Facebook. Foto: Facebook Ilustrasi Facebook. Foto: Facebook
Jakarta - Dalam setahun terakhir, Facebook dikritik tajam karena dianggap sebagai tempat penyebaran informasi palsu atau hoax yang membuat pengguna terpecah belah. Selain itu beberapa mantan eksekutif Facebook juga mengkritik bahwa media sosial ini tidak bermanfaat.

Terlebih lagi, banyak pengguna merasa tak senang karena News Feed atau halaman utama-nya dipenuhi dengan informasi provokatif atau iklan. Mark Zuckerberg sepertinya kian gerah dengan citra negatif Facebook ini.

Dikutip detikINET dari The Verge Minggu,(14/1/2018), tak ingin media sosialnya selalu dianggap sebagai tempat menyesatkan dan memberi dampak negatif, Zuck lewat postingan di Facebook mengatakan akan melakukan perubahan besar di tahun 2018 pada fitur News Feed. Zuck ingin tampilan News Feed para pengguna lebih bermakna dan menyenangkan.

"Kami merasa bertanggung jawab untuk memastikan layanan kami tidak hanya menyenangkan untuk digunakan, tapi juga bagus untuk kebaikan orang-orang," tulis Zuck.

Raksasa jejaring sosial itu pun memutuskan untuk mengubah algoritma News Feed agar menampilkan lebih sedikit konten publik dari pengiklan dan brand, sehingga lebih banyak menampilkan postingan yang memang relevan dan disukai pengguna.

"Kami akan memprediksi postingan mana yang mungkin ingin Anda bicarakan dengan dengan teman dan menampilkan postingan ini di posisi lebih tinggi dalam News Feed," kata Adam Mosseri, Head of News Feed Facebook.

Zuck mengaku tidak khawatir perubahan yang diperkenalkan tahun ini akan menyebabkan orang menghabiskan lebih sedikit waktu di Facebook. Ia malah justru mengharapkannya.

"Dengan perubahan ini, aku perkirakan waktu yang dihabiskan orang di Facebook dan beberapa engagement akan turun, tapi aku juga berharap waktu yang kalian habiskan di Facebook lebih berharga. Dan jika kita melakukan hal yang benar, aku yakin itu akan baik untuk komunitas kita dan bisnis kami dalam jangka panjang," papar Zuck. (jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.