Rabu, 26 Jul 2017 15:24 WIB

Renovasi Rumah pun Sekarang Bisa Dipantau via Online

Yudhianto - detikInet
Ilustrasi Foto: Thinkstock Ilustrasi Foto: Thinkstock
Jakarta - Di zamannya online sekarang, apa-apa bisa dilakukan mengandalkan koneksi internet. Tak terkecuali melakukan renovasi rumah yang coba ditawarkan startup yang satu ini.

Adalah Mitrarenov.com startup yang dimaksud. Layanan ini coba menghadirkan kemudahan bagi orang-orang yang berniat renovasi rumah, namun memiliki kesibukan cukup tinggi. Kelebihan layanan ini terletak pada solusi end to end, di mana konsumen tak perlu memikirkan hal-hal yang diperlukan ketika ingin renovasi rumah.

Apalagi tak sedikit masyarakat yang minim pengetahuan membuat RAB atau rencana anggaran biaya untuk renovasi rumah. Di sisi lain, kelebihan Mitrarenov.com juga terletak di kemampuannya yang memungkinkan konsumen melihat langsung proses pekerjaan renovasi melalui layar ponsel. Sehingga tak mesti meluangkan waktu untuk menengok proses renovasi.

"Teman saya pernah tertipu jutaan rupiah sewaktu ingin melakukan renovasi rumah. Pokok permasalahannya karena dia tidak mengerti cara menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk membangun rumah dan tidak punya waktu memonitor progress pekerjaan saat sibuk dinas kerja," kata Andrian Eka Putra, Co-Founder Mitrarenov.com.

Renovasi Rumah pun Sekarang Bisa Dipantau via OnlineAndrian Eka Putra dan Aria Perbancana, founder Mitrarenov.com. Foto: Mitrarenov.com

Sejumlah layanan yang ditawarkan startup ini antara lain mulai dari renovasi rumah, penambahan kamar, pengecoran untuk lantai 2, hingga pembangunan rumah baru.

Mitrarenov.com ternyata juga memiliki layanan yang bisa memberikan bantuan ke calon konsumen yang membutuhkan pinjaman dari bank. "Kami juga dapat membantu proses KPR dengan bank rekanan. Service ini kami lakukan tanpa charge biaya alias gratis," umbar Andrian.

Lebih lanjut, Mitrarenov.com mengklaim konsep pembangunan rumah menggunakan reporting yang modern yang diusungnya telah berhasil mencapai puluhan permintaan pembangunan dan renovasi rumah. Nilai proyek yang ditangani perusahaan rintisan ini rata-rata berkisar di atas 200 juta rupiah, dalam bentuk berbagai proyek rumah tinggal, rumah toko (ruko) maupun kost-kostan.

"Target kami di tahun 2017 ini melayani klien seputaran Jabodetabek dengan transaksi 1 milyar per bulan. Kami sudah menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut, tapi intinya kami ingin menciptakan customer experience dalam membangun rumah, yaitu di mana adanya keterbukaan informasi. Sehingga pelanggan lebih mudah memantau progres pekerjaan lewat smartphone kapanpun dan dimanapun " pungkas Andrian.

(yud/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • FIFA 18 Tuai Pujian, Tapi..

    FIFA 18 Tuai Pujian, Tapi..

    Senin, 25 Sep 2017 08:26 WIB
    Setelah PES 2018, jagat game kembali diramaikan oleh FIFA 18. Meski baru dirilis 29 September, sejumlah review sedikit-banyak telah menggambarkan game ini.
  • Nokia 8 Versi RAM 6 GB Siap Meluncur

    Nokia 8 Versi RAM 6 GB Siap Meluncur

    Senin, 25 Sep 2017 08:05 WIB
    Nokia 8 sempat diremehkan karena hanya memiliki RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB. Kini HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia mengkonfirmasi versi RAM 6 GB.
  • photo Menyusuri Beijing dengan Mi Mix 2 FotoINET

    Menyusuri Beijing dengan Mi Mix 2

    Minggu, 24 Sep 2017 08:25 WIB
    Kamera belakang Mi Mix kualitasnya tak bisa dibilang bagus. Namun di Mi Mix 2, kualitas kameranya jauh meningkat. Seperti ini contoh jepretannya.
  • Inikah Wujud BlackBerry Krypton?

    Inikah Wujud BlackBerry Krypton?

    Minggu, 24 Sep 2017 18:05 WIB
    Rumor BlackBerry akan membuat smartphone berbasis sistem operasi Android dengan layar penuh sudah tersiar sejak lama, yang bernama Krypton.
  • Hacker Rusia Dituding Usik Pilpres AS 2016

    Hacker Rusia Dituding Usik Pilpres AS 2016

    Minggu, 24 Sep 2017 16:20 WIB
    Pemerintah Amerika Serikat seringkali menuding Rusia terkait urusan serangan cyber, dan kali ini mereka menuduh hacker Rusia telah mengusik Pilpres AS 2016.