Selasa, 13 Jun 2017 16:45 WIB

Walt 'The Kingmaker' Mossberg, Juru Damai Steve Jobs dan Bill Gates

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Walt Mossberg dengan Steve Jobs saat peluncuran iPad. Foto: Internet Walt Mossberg dengan Steve Jobs saat peluncuran iPad. Foto: Internet
Jakarta - Selain punya tugas untuk menyampaikan informasi yang layak diberitakan ke publik, ternyata wartawan juga bisa mendamaikan dua sosok besar di dunia teknologi.

Dua sosok besar yang dimaksud itu adalah Steve Jobs dan Bill Gates, yaitu dua orang yang ada di balik Apple dan Microsoft. Gates dan Jobs yang awalnya memang sempat berteman baik dalam perkembangannya malah kemudian menjadi lawan, atau bahkan bisa dibilang membenci satu sama lain.

Namun ada sosok yang bisa 'mendamaikan' keduanya, dan membuat Gates dan Jobs mau hadir di satu panggung dalam sebuah konferensi bernama All Things Digital pada tahun 2007.

Orang tersebut adalah Walt Mossberg, wartawan teknologi veteran yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik sejak 1970, namun baru menaruh minat pada dunia teknologi dengan menjadi kolumnis teknologi di Wall Street Journal pada 1991.

Jobs dan Gates Ada di Satu Panggung

Salah satu acara yang pernah dibuat oleh Mossberg adalah konferensi All Things Digital yang dibuatnya bersama Kara Swisher. Konferensi tahunan ini adalah satu-satunya acara konferensi yang mau didatangi oleh Steve Jobs, yang kemudian membuat mereka punya ide untuk menghadirkan Jobs bersamaan dengan Gates.

Hal ini, menurut Mossberg, ingin dilakukannya sejak lama. Namun mereka berasumsi kalau Gates dan Jobs tak akan pernah mau melakukan hal ini, karena mereka sangat membenci satu sama lain. Dan Jobs adalah orang yang pertama dihubungi oleh Mossberg untuk menghadiri acara ini.

"Jobs bertanya apakah Bill akan hadir? Saya jawab saya tidak tahu karena saya baru bertanya padanya. Saya pikir kalau Jobs mau hadir, Gates pun akan mau hadir. Setidaknya begitulah perkiraan saya," ujar Mossberg setengah berspekulasi.

Walt 'The Kingmaker' Mossberg, Juru Damai Steve Jobs dan Bill GatesFoto: Internet
Dan yang ia harapkan benar terjadi. Ketika satu panggung dengan Gates, Jobs yang tadinya berang, malah memuji-muji Gates dengan menyebut Ia adalah pria yang pertama membuat perusahaan software sebelum orang-orang tahu apa itu perusahaan software. Maka Mossberg bisa dibilang adalah wartawan yang bisa mendamaikan Gates dan Jobs.

Ditakuti Berbagai Perusahaan

Selain menjadi orang yang bisa 'mendamaikan' Gates dan Jobs, sosok Mossberg ternyata juga banyak ditakuti perusahaan. Pasalnya Mossberg adalah wartawan yang kebal terhadap hype, atau tren yang sedang berkembang.

Seperti dilansir The Guardian, Selasa (13/6/2017), Mossberg selalu mencoba hal yang akan ia tulis. Dari situ ia bisa memberikan bermacam kritikan, bahkan kritikan yang tak wajar. Terkadang kritik dari Mossberg bisa membuat saham dari sebuah perusahaan merosot drastis.

Pernah juga Mossberg bermasalah dengan sebuah perusahaan yang beriklan di Wall Street Journal -- media tempatnya bekerja saat itu. Alkisah, pria kelahiran 1947 itu menulis sebuah berita soal rencana sebuah pabrikan otomotif besar untuk meluncurkan sebuah garansi gaya baru yang akan merusak industri.

Perusahaan itu kemudian mengancam akan menarik iklan mereka secara penuh jika Wall Street Journal tetap mempublikasikan berita tersebut. Namun Wall Street Journal malah membela Mossberg, dan tetap mempublikasikan berita tersebut. Iklannya kemudian memang ditarik, dan Mossberg malah mendapat kenaikan gaji.

Pensiun

Selama menjadi wartawan, Mossberg mendapat banyak julukan. Salah satunya adalah julukan dari Wired, yang menyebutnya sebagai 'The Kingmaker', karena ia disebut sebagai salah satu reviewer yang punya kekuatan untuk membentuk kegagalan atau kesuksesan sebuah industri.

Walt MossbergWalt Mossberg Foto: Internet
Sempat juga beredar rumor kalau Mossberg adalah salah satu jurnalis Wall Street Journal dengan bayaran tertinggi. Kabarnya gaji tahunan Mossberg hampir mencapai satu juta dolar.

Selain menjadi kolumnis teknologi di Wall Street Journal, Mossberg adalah Executive Editor di The Verge, dan Editor at large di Recode. Setelah malang melintang selama puluhan tahun di dunia jurnalistik, pada April lalu ia mengumumkan keputusannya untuk pensiun pada Juni ini. (asj/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed