BERITA TERBARU
Minggu, 12 Mar 2017 14:17 WIB

Kena Tipu Belanja Online? Uangku Tebar Rayuan Cashback 100%

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Masih banyaknya kasus penipuan di Indonesia saat berbelanja online, khususnya di media sosial, coba dimanfaatkan oleh dompet digital Uangku terbitan Smartfren Telecom dan Global Pay Indonesia, untuk menggaet para online shopper.

Mario Gaw, Direktur Uangku, menjelaskan bahwa industri online shop terus mengalami perkembangan pesat ditandai dengan tingginya jumlahnya pengguna smartphone serta pengakses internet di Indonesia.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 132,7 juta orang dengan 62% atau 82,2 juta orang di antaranya aktif mencari informasi produk dan bertransaksi jual-beli online.

Pembayaran melalui transfer rekening ataupun Cash On Delivery (COD) pun menurutnya masih mendominasi sistem pembayaran belanja online di Indonesia. Sayangnya, tingginya jumlah transaksi online tidak diimbangi dengan sistem keamanan berbelanja yang mumpuni.

Berdasarkan hasil survey Kaspersky Lab di 26 negara, Indonesia merupakan negara dengan korban penipuan online terbesar di dunia dengan 26% konsumen pernah menjadi korban.

"Kondisi inilah yang mendorong lahirnya mobile wallet Uangku. Jika pesanan tidak dikirim oleh penjual dalam tujuh hari maka pembayaran akan dikembalikan ke pembeli 100%. Sehingga bebas penipuan," kata Mario di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Menurutnya, walaupun sudah banyak e-commerce dan marketplace yang memfasilitasi kemudahan berjualan, namun transaksi yang terjadi melalui media sosial masih paling banyak.

"Bahkan secara market share, 80% transaksi online datang dari channel social commerce. Itu sebabnya kami coba mengambil kesempatan ini untuk menjadi satu-satunya mobile wallet yang memberikan garansi uang kembali 100% untuk transaksi social commerce," lanjut Mario.

Saat ini, Uangku sudah bekerja sama dengan lebih dari 300 online shop yang sudah dikurasi secara ketat. Selain fitur keamanan, aplikasi ini juga memudahkan transaksi jual beli tersebut melalui fitur konfirmasi otomatis, sehingga pembeli tak perlu lagi mengirimkan bukti transfer dan penjual dapat lebih mudah mengelola administrasi bisnisnya.

Uangku sendiri juga membidik masyarakat pengguna yang tak memiliki rekening bank yang jumlahnya masih lebih dari 160 juta melalui akses top-up tunai yang dikembangkan kemitraannya dengan toko-toko ritel dan online shop.

"Diharapkan para online shop ini dapat bertumbuh dan ikut bersaing dengan e-commerce ke depannya. Sehingga, tidak hanya e-commerce besar saja yang bisa sukses jualan online tapi para UKM lokal karya generasi muda juga dapat sukses dan bersaing di kancah nasional," jelas Mario

Sebagai aplikasi mobile wallet, Uangku kini melayani transaksi keuangan seperti belanja online, beli pulsa, bayar tagihan, transfer uang dan transaksi finansial lainnya.

"Pengguna pun tidak perlu memiliki rekening bank karena transaksi cukup dengan menggunakan nomor ponsel pengguna saja," pungkasnya. (rou/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed