BERITA TERBARU
Selasa, 10 Jan 2017 12:16 WIB

Laporan dari Las vegas

Mobil Pintar Rentan Diretas, Bosch Kerahkan Pengamanan Berlapis

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Rachmatunnisa/detikINET Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Las Vegas - Apapun yang terkoneksi internet, akan rentan dihack, demikian juga dengan mobil pintar. Tak heran jika semua perusahaan teknologi yang bermain di area ini tentunya berpikir keras bagaimana mencegahnya, tak terkecuali Bosch.

Perusahaan teknologi asal Jerman ini memasok sejumlah solusi pintar untuk kendaraan terkoneksi internet. Namun untuk itu, mereka harus memastikan standar keamanan di kendaraan yang dibenamkan teknologi besutannya.

"Komunikasi yang bekerja di mobil pada dasarnya menjadi sangat terbuka, orang lain bisa membaca data yang berseliweran di antara cloud dan mobil. Jadi ada sejumlah tahapan untuk memastika bahwa mobil aman," kata Geoff Liersch, Head of Two-Wheeler and Powersports Business Unit Bosch, ditemui detikINET di booth Bosch saat pameran Consumer Electronics Show (CES) 2017 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Dijelaskan Geoff, Bosch menggabungkan pendekatan multilevel untuk itu. Setidaknya ada tiga level yang diterapkan guna meningkatkan keamanan kendaraan terkoneksi.


Mobil Pintar Rentan Diretas, Bosch Kerahkan Pengamanan BerlapisGeoff Liersch


"Pertama, kami punya filter seperti firewall. Kedua, kami punya dual architecture yang menciptakan pemisahan yang ketat di antara fungsi yang relevan untuk mengendara, seperti driver assistance. Terakhir, kami menggunakan enkripsi data guna memastikan Anda berhak mengakses data," sebut Liersch.

Salah satu solusi keamanan yang Bosch kembangkan untuk keamanan kendaraan otonom adalah Escrypt, yang diklaim sebagai teknologi terdepan di pasar ini, dengan menyediakan sistem enkripsi di antara cloud dan kendaraan pintar.

"Escrypt punya empat sistem yang melakukan enkripsi end to end yang menyulitkan hacker mengakses teknologi di kendaraan. Dari sudut pandang teknis saya, kami sudah bisa melakukan ini," paparnya.

Dia menambahkan, pabrikan kendaraan pintar sangat fokus soal keamanan, sehingga ke depannya, solusi keamanan kendaraan terkoneksi akan mengalami adopsi yang lebih luas skalanya.

"Di masa depan, modul keamanan hardware juga menjadi penjaga komunikasi di setiap unit kontrol. Jadi harus ada lebih dari satu level enkripsi," tutupnya.

(rns/yud)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed