BERITA TERBARU
Senin, 21 Nov 2016 19:19 WIB

Hampir 90% Pengguna Internet RI Malas Belanja Online

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pengguna internet di Indonesia tumbuh pesat dari tahun ke tahun. Tapi sayangnya, baru sedikit yang memanfaatkan aksesnya untuk berbelanja online.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia per bulan April 2016 mencapai 132,7 juta. Jumlah ini tumbuh pesat dari 2014 lalu yang hanya berkisar 88 juta.

Meski begitu, mengacu data International Data Corporation (IDC), hanya 13,3% pengguna internet yang membeli barang melalui internet. Sisanya kebanyakan menggunakan internet untuk kebutuhan lainnya, seperti misalnya mengakses email.

"Dari apa yang kami temukan, mengakses email menjadi alasan terbesar masyarakat Indonesia menggunakan internet dengan persentase mencapai 17,8%," kata Sudev Bangah, Country Manager IDC Indonesia di Jakarta, Senin (21/11/2016).

Hampir 90% Pengguna Internet RI Malas Belanja OnlineFoto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan

"Selain mengakses email, kebutuhan terbesar kedua yakni mengakses hiburan, dilanjutkan dengan media sosial, mengakses berita, professional networking, dan terakhir online game," ujarnya lebih lanjut.

Hampir 90% Pengguna Internet RI Malas Belanja OnlineFoto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan

Persentase yang rendah ini dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat Indonesia yang masih gemar berbelanja di toko fisik. Dari hasil analisa, 68,5% beralasan karena produk yang mereka beli secara online tidak bisa dilihat secara fisik. Sementara 57,7% beralasan bahwa informasi produk yang tertera tidak begitu jelas.

Persentase ini sama dengan alasan bahwa masih kurang yakinnya masyarakat dengan metode pembayaran yang ditawarkan oleh sejumlah situs jual beli online. Begitupula dengan mereka yang takut dengan penipuan.

Hampir 90% Pengguna Internet RI Malas Belanja OnlineFoto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan

"Walau begitu, masih ada masyarakat yang lebih nyaman dengan belanja online. Waktu yang fleksible dan beragam promo menarik jadi daya tarik tersendiri belanja online," ujar Sudev.

Masih dalam kaitan yang sama, IDC juga mencatat kebiasaan masyarakat Indonesia dalam jual beli secara online. Dari penelitiannya, sebanyak 51,7% masyarakat Indonesia belanja online kategori fashion. Sedangkan 47,7% lebih banyak meluangkan waktu untuk aplikasi perjalanan. (mag/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.