Kamis, 12 Mei 2016 16:01 WIB

Serba-serbi Hyperloop, Kereta Penakluk Pesawat

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sebuah sistem transportasi massal canggih sedang dikembangkan di Amerika Serikat. Bentuknya seperti kereta dengan nama hyperloop, semacam kereta listrik dengan kecepatan yang konon tembus ribuan kilometer per jam. Berikut serba serbinya dihimpun dari berbagai sumber.

Bagaimana teknologinya?

Hyperloop adalah sebuah konsep transportasi massal super cepat yang diyakini bisa diimplementasikan di masa depan. Penggagasnya Elon Musk, CEO perusahaan mobil listrik Tesla serta perusahaan pesawat luar angkasa, SpaceX.

Infrastruktur hyperloop berupa jalur khusus dengan wujud semacam pipa raksasa, serta sebuah kapsul di dalamnya untuk mengangkut penumpang atau kargo. Nah, pipa raksasa tersebut dibuat mendekati vakum yang menjadi kunci mengapa kapsul hyperloop bisa melaju sangat kencang.

Pasalnya, dengan tipisnya kepadatan udara di dalam pipa akan sangat meminimalisir gesekan antara kapsul dan udara di dalam pipa tersebut. Maka secara teori, hyperloop diklaim akan menembus kecepatan hingga setara 1207 km per jam, jauh lebih cepat dari pesawat terbang.

Kapsul di dalam pipa didesain untuk mengambang, baik dengan metode bantalan udara atau dengan teknlogi magnetis. Hyperloop pada dasarnya memang mirip dengan kereta jenis maglev, hanya saja karena tidak terhalang oleh tekanan udara, kecepatannya jauh lebih tinggi.

Kenapa ide hyperloop muncul?

Elon Musk menilai proyek kereta kecepatan tinggi yang akan digarap di California teknologinya sudah usang dan biayanya mahal. Maka ia mengetengahkan konsep hyperloop dan menggagas perusahaan bernama Hyperloop One.

Elon meyakini biaya pembuatan hyperloop jauh lebih murah dengan beberapa alasan. Misalnya, pemerintah tak perlu membeli tanah untuk membangunnya. Infrastruktur cukup dibangun dengan mendirikan tiang tiang di jalan raya. Bagian lain bisa dibuat di tempat lain dan tinggal digabung gabungkan.

Elon Musk mengizinkan siapapun membantu pengembangan teknologi hyperloop. Sehingga banyak pakar dan perusahaan baru kini terlibat mendesain hyperloop agar segera menjadi kenyataan.

Sejauh mana pengembangannya?

Ada dua perusahaan menonjol yang berlomba membuat hyperloop. Pertama adalah Hyperloop One yang dibuat Elon Musk. Yang kedua adalah Hyperloop Transportation Technologies yang berbasis pembiayaan secara crowdfunding.

Keduanya berjanji akan segera melakukan pengujian. Hyperloop One yang didukung modal besar telah membangun fasilitas uji coba di Apex Industrial Park di Las Vegas. Mereka berencana melakukan uji coba akhir tahun ini.

Sedangkan Hyperloop Transportation Technologies sedang mengajukan perizinan untuk uji coba di wilayah Kings County. Jika diizinkan, mereka akan memulai konstruksi dan berjanji akan menyelesaikannya di tahun 2018. (fyk/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed