Kamis, 07 Des 2017 18:25 WIB

Google Gandeng MediaTek demi Android Go

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi. Foto: Ubergizmo Ilustrasi. Foto: Ubergizmo
Jakarta - Setelah merilis Android Go, Google menggandeng MediaTek untuk mengoptimasi chip buatannya di OS Android ringan tersebut.

MediaTek bekerja sama dengan Google untuk mengoptimasi sejumlah chip buatannya di Android Oreo Go, yang membuat mereka bisa menawarkan pengalaman ber-Android dengan kualitas tinggi meski menggunakan perangkat kelas bawah.

Beberapa chip buatan MediaTek yang sudah mendukung Android Oreo Go tersebut adalah MT6739, MT6737 dan MT6580. Ketiganya adalah prosesor quadcore, dan bisa dibilang sebagai alternatif dari Snapdragon seri 2xx besutan Qualcomm.

Menurut MediaTek, ponsel pertama dengan OS Android Oreo Go diperkirakan akan mulai beredar pada kuartal pertama 2018. Kebanyakan dari ponsel ini akan beredar di India, Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin, dilansir Phone Arena, Kamis (7/12/2017).

Google tak cuma menggandeng MediaTek untuk mengoptimasi prosesor di Android Oreo Go. Mereka pun menggandeng Qualcomm, yang merupakan pabrikan system on a chip (SoC) terbesar di dunia -- MediaTek kedua terbesar -- untuk mengoptimasi chipnya di OS Android ringan tersebut.

Pemikiran di balik Android Go sebenarnya sederhana, yaitu Android Oreo yang didesain untuk ponsel dengan RAM antara 512 MB sampai 1 GB. Sebagai perbandingan, Pixel 2 -- dan kebanyakan ponsel flagship lain punya RAM setidaknya 4 GB.

Android Go berbeda dengan Android One, meski keduanya didesain untuk perangkat kelas bawah. One adalah sebuah sistem di mana Google bekerja sama langsung dengan vendor pembuat ponsel untuk memilih fitur mana yang akan tersedia, juga untuk terus menyediakan pembaruan OS -- mirip Nexus --.

Namun Android Go adalah Android versi penuh yang tersedia melalui Android Open Source Project, dan bisa digunakan oleh semua vendor ponsel. Namun yang patut diperhatikan, hal yang membuat Android Go istimewa adalah aplikasi dari Google yang ukurannya sudah diperkecil, dan belum terungkap bagaimana nasib aplikasi-aplikasi lain di luar itu. (asj/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed