Jumat, 09 Jun 2017 09:47 WIB

Samsung, Si Raksasa yang Didirikan Bermodal Rp 358 Ribu

Fino Yurio Kristo - detikInet
Samsung Galaxy S8. Foto: Getty Images Samsung Galaxy S8. Foto: Getty Images
Jakarta - Pilar ekonomi Korea Selatan adalah beberapa perusahaannya yang mendunia. Salah satunya tentu saja Samsung Group, yang kini di bawah bendera Samsung Electronics menjadi raksasa elektronik dengan operasi global.

Padahal pada awalnya, Samsung sama sekali tidak memproduksi barang elektronik. Perusahaan ini didirikan oleh Lee Byung Chull pada tahun 1938 di Daegu sebagai perusahaan perdagangan makanan.

Saksikan video 20detik tentang Samsung di sini:


Waktu itu, modal Lee Byung cuma sekitar USD 27 atau di kisaran Rp 358 ribu. Ia merekrut 40 pekerja yang menjual makanan seperti ikan kering, sayur-sayuran dan mie yang dibuat sendiri.

Perusahan ini lumayan sukses dan kemudian pindah kantor ke Seoul pada tahun 1947. Sayang, bisnis mereka hancur karena pecah perang Korea.

Setelah perang Korea selesai, Lee Byung mencoba bangkit dengan berbisnis gula, tetap dengan bendera Samsung. Pada tahun 1954, Samsung membangun pabrik pakaian wol terbesar di Korsel.
Kisah Kelahiran Samsung yang Diawali dengan Modal Rp 358 RibuSalah satu kantor Samsung. Foto: Getty Images

Dasar pebisnis ulung, Lee sukses mengembangkan usaha Samsung ke banyak bidang. Dan Samsung akhirnya memutuskan masuk ke bisnis elektronik pada tahun 1960. Produk pertama mereka adalah televisi berlayar hitam putih dilanjutkan mesin cuci.

Mereka kemudian mendirikan banyak perusahaan seperti Samsung Semiconductor, Samsung Heavy Industries sampai Samsung Construction. Inilah awalnya Samsung menjadi chaebol, istilah untuk konglomerasi raskasa di Korsel.

Sejak tahun 1990-an, Samsung Electronics benar-benar menapak pada kejayaan. Mereka menjadi produsen memory chip terbesar di dunia pada tahun 1992 dan produsen chip nomor dua setelah Intel.

Samsung memproduksi hampir semua perangkat elektronik, termasuk smartphone. Walau awalnya dipandang sebelah mata, kalah pamor dari produsen asal Jepang, Samsung sukses membalikkan keadaan dengan kualitas dan promosi terencana.

Dilihat dari unit terjual, Samsung saat ini adalah produsen ponsel terbesar. Mereka juga berstatus produsen televisi dengan penjualan terbanyak sejak tahun 2006.

Kejayaan Samsung di banyak bidang membuat produsen elektronik asal Jepang kelabakan. Sejak tahun 2005, merek Samsung sudah lebih populer ketimbang Sony menurut riset Interbrand. Apa rahasia sukses Samsung?

"Kekuatan sesungguhnya dari Samsung adalah kecepatannya. Orang Korea makan dengan cepat, berbicara cepat dan berjalan seperti orang gila. Itu adalah semangat orang Korea dan Samsung adalah contoh sifat kompetitif mereka," kata Professor Sea Jin Chang, penulis buku Sony vs Samsung.

"Bagi orang Korea, menjadi nomor satu, mendapatkan medali emas adalah sesuatu yang penting," kata Tony Michell, penulis Samsung Electronics and the Struggle for Leadership of the Electronics Industry. (fyk/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed