Selasa, 07 Mar 2017 19:15 WIB

Peluncuran Nokia 3310 Reborn Dianggap Lucu

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET/Ardhi Suryadhi Foto: detikINET/Ardhi Suryadhi
Jakarta - Sebagai regulator jaringan, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) turut membahas soal nasib jaringan 2G di Tanah Air. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara telah mengungkapkan soal nasib 2G.

Berbeda dengan Rudiantara yang telah memprediksikan kapan 2G mati, BRTI lebih bersikap kalau jaringan generasi kedua itu tak perlu dipaksakan dengan regulasi untuk mati kapan.

"Jangan dipaksakan, kasihan juga. Secara alamiah nanti mati sendiri," ujar Anggota BRTI I Ketut Prihadi Kresna ditemui usai seminar nasional "Membedah Penurunan Tarif Interkoneksi Telekomunikasi 2017, Siapa Diuntungkan?" di Crowne Plaza Hotel, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Ia mencontohkan seperti keberadaan alat pager yang mati secara alamiah bukan karena paksaan melalui regulasi. "Zaman pager saja itu mati bukan karena izin dicabut tapi karena mati dengan sendirinya," imbuh Ketut.

Mengenai nasib Nokia 3310 reborn yang baru diluncurkan oleh HMD Global di ajang Mobile World Congress (MWC 2017), Barcelona, Spanyol, Ketut melihatnya sangat disayangkan, karena perangkat tersebut hanya mendukung jaringan 2G.

"Ya, itulah makanya. Lucu juga di industri di sana sendiri sudah 4G sampai 5G, tapi ternyata masih bikin juga yang begitu (Nokia 3310 reborn)," ungkapnya.

"Kalau menurut saya, biarin saja dulu, selama ada peminatnya. Paling ada masanya juga, toh pemakaiannya gak bisa apa-apa, yang biasa (layanan) data cepat," ucap Ketut. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..