Jumat, 03 Mar 2017 08:02 WIB

Laporan dari Barcelona

Menelusuri Nasib Teknologi Pengisian Cepat Super VOOC

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Barcelona - Genap setahun Oppo memperkenalkan Super VOOC di perhelatan Mobile World Congress (MWC), tapi sampai sekarang belum juga muncul di pasaran. Lantas bagaimana nasib teknologi ini?

Pertanyaan tersebut coba detikINET sodorkan ke Hardware Director Oppo Dr King ketika berbincang di pameran MWC 2017. Sayangnya ia tidak memberi jawaban pasti.

Dia mengatakan saat Oppo mengaplikasikan teknologi barunya ke perangkat yang komersial tergantung dua hal. Pertama faktor kesiapan teknologi itu sendiri. Kedua tergantung strategi marketing.

"Saat ini kami masih proses pengembangan. Setelah selesai, kemudian disesuaikan dengan rencana marketing, apakah memang pas dengan program yang akan dijalankan," kata King.

Ia berharap teknogi ini dapat segera selesai pengembangan dan dapat dinikmati konsumen segera mungkin.

Untuk diketahui teknologi Super VOOC menawarkan kemampuan teknologi mengisi ulang baterai sampai penuh hanya singkat. Pada prototipe yang dipamerkan oleh Oppo tahun lalu di MWC menggunakan baterai 2.500 mAh, yang menggunakan teknologi Super VOOC terbaru. Mengisi baterai dari kapasitas 5% sampai 58% cuma membutuhkan waktu 5 menit.

Tapi kemampuan Super VOOC tidak sekadar mampu mengisi baterai dengan cepat. Teknologi tersebut diklaim mampu menjaga suhu perangkat agar tetap dingin dan aman, bahkan saat diisi ulang sekalipun.

Ini lantaran Super VOOC menggunakan tegangan rendah 5V dengan algoritma pulse-charge. Teknologi ini secara dinamis mengatur arus untuk mengisi baterai perangkat dalam waktu sesingkat mungkin.

Algoritma pulse-charge sendiri merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan mulai dari baterai yang sudah dikustomisasi, adaptor baru, kabel dan konektor.

Super VOOC mendukung keluaran baik berupa Micro USB atau USB Tipe C, sejalan dengan standar yang ditetapkan secara global.

Mungkin saja Super VOOC baru akan hadir 2018 mendatang. Perkiraan ini melihat teknologi VOOC yang akhirnya dikomersialkan setelah lebih dari 1,5 tahun diperkenalkan. (afr/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed