BERITA TERBARU
Rabu, 25 Jan 2017 14:20 WIB

Lenovo dan Moto Ingin Kuntit Samsung dan Apple

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
FOKUS BERITA Moto is Back!
Jakarta -

Lenovo optimistis dengan kekuatan Moto yang kini di bawah kendalinya, mereka bisa terus menguntit Samsung dan Apple di ranah bisnis smartphone.

Hal itu diungkap Aymar de Lencquesaing, Co-President, SVP, Lenovo Mobile Business Group Chairman & President, Motorola, saat membuka acara peluncuran Moto Z di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Moto is Back!Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

"Menurut kami ponsel selama 10 taun terakhir tak berubah. Cuma megapixel lebih banyak, resolusi lebih besar, prosesor lebih kencang. Kami tak bisa memenuhi kebutuhan semua orang, tak mungkin ada yang bisa," kata dia.

Tapi dengan kehadiran Moto, yang dulu bernama Motorola, Lenovo optimistis bisa membawa perubahan di bisnis smartphone. Apalagi kalau bukan karena ponsel modular yang mereka tawarkan.

"Kami mau jadi vendor global nomor tiga," tegas Aymar dalam prosesi peluncuran Moto Z yang masih berlangsung hingga saat ini.

Saksikan video 20detik di sini:

(rou/rou)
FOKUS BERITA Moto is Back!
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Sabtu, 25 Mar 2017 19:19 WIB
    Alasan umum masyarakat memilih menggunakan ojek online adalah tarif yang terbilang cukup murah. Lantas, bagaimana Organda menyikapinya?
  • Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Sabtu, 25 Mar 2017 16:46 WIB
    Selain dipakai untuk mengirim dan menerima pesan instan melalui akun Google Talk, aplikasi Hangouts tadinya juga bisa dipakai untuk menerima pesan SMS.
  • Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Sabtu, 25 Mar 2017 14:45 WIB
    Baru bangkit tak menghentikan Nokia menginvasi pasar dunia. Merek asal Finlandia ini disebut bakal hadir di lebih dari seratus negara di dunia.