Selasa, 21 Mar 2017 12:00 WIB

'Apple Terlalu Keras Kepala Soal Harga iPhone'

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi iPhone Foto: detikINET/afr Ilustrasi iPhone Foto: detikINET/afr
Jakarta - Apple belakangan ini kehilangan sejumlah pangsa pasarnya di China, dan hal itu disebut karena mereka terlalu keras kepala soal harga iPhone.

Adalah Duan Yongping, pendiri Oppo dan Vivo, yang menyebut hal tersebut dalam sebuah wawancara. Menurutnya sikap keras kepala Apple itu membuat peminatnya menurun jauh di China.

Sikap yang dimaksud Yongping adalah keengganan mereka menyesuaikan harga iPhone di China, padahal ponsel itu menurutnya terlalu mahal untuk dipasarkan di China. Sebagai perbandingan, iPhone 7 di Negeri Tirai Bambu itu dijual dengan harga USD 780, yang setara dengan sebulan gaji bagi kebanyakan orang.

Bahkan, menurut Yongping, iPhone SE yang harganya paling murah pun (USD 476) masih terlalu mahal untuk dipasarkan di China, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Selasa (21/3/2017).

Sebagai informasi, tahun 2016 adalah tahun yang keras bagi Apple, karena mereka tak lagi berada di posisi tiga besar di China. Posisi itu diisi oleh Huawei di nomor 1, diikuti oleh Oppo, Vivo dan Xiaomi, sementara Apple berada di posisi 5.

"Apple tak bisa mengalahkan kami di China karena mereka punya kekurangan. Mereka mungkin terkadang terlalu keras kepala. Mereka membuat banyak hal bagus, seperti sistem operasi, namun kami melewati mereka di aspek yang lain," ujar Yongping. (asj/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed