BERITA TERBARU
Minggu, 12 Feb 2017 15:53 WIB

Strategi Xiaomi di Indonesia: Harga Terjangkau dengan Spek Mumpuni

Agus Tri Haryanto - detikInet
Xiaomi Mi Mix Foto: MyDrivers Xiaomi Mi Mix Foto: MyDrivers
Jakarta - Xiaomi baru saja mengumumkan telah memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan menggandeng Erajaya dan dua manufaktur lokal, yaitu Tata Sarana Mandiri (TSM) dan Sat Nusapersada.

Sejumlah siasat telah dirancang oleh Xiaomi dalam memenangi persaingan vendor-vendor ponsel di pasar Indonesia. Itu diungkapkan langsung oleh Senior Vice President Xiaomi, Xiang Wang, dalam wawancara eksklusif dengan beberapa media.

"Kami sadar sebagai perusahaan yang bermain di bisnis ponsel pintar, kompetisi sangat kuat dan kami dituntut untuk fokus dan harus mengerahkan sumber daya yang kami miliki," ungkap Wang.

Wang mengatakan bahwa Xiaomi masih merupakan perusahaan rintisan (startup) ponsel pintar asal China. Sebelum memenuhi TKDN, sebelumnya Xiaomi fokus untuk menggarap bisnis ponselnya di India pada tahun lalu.

"Kami percaya pasar Indonesia sangat penting bagi kami dan akan mengerahkan sumber daya kami, karena kami memiliki banyak Mi Fans paling aktif di seluruh dunia dan kami mau memboyong lebih banyak produk. Mulai tahun lalu, kami penuhi TKDN melalui kerjasama Erajaya dan kami akan menghadirkan banyak produk ke Indonesia," tutur Wang.

Misalnya seperti Redmi Mi5 direncanakan salah satu produk yang akan diboyong oleh Xiaomi untuk diproduksi di Indonesia. Namun dikarenakan itu ponsel kategori high end, Xiaomi dan manufkatur masih memilih produk mana yang akan diprioritaskan masuk ke Indonesia.

"Memastikan mana yang harganya lebih terjangkau untuk konsumen karena kompetisi sangat ketat di segmen atas," imbuh dia.

Menyadari kompetisi persaingan pasar smartphone di Indonesia begitu kuat, Xiaomi punya cara tersendiri untuk memikat konsumen agar membeli produknya. Caranya adalah tetap menawarkan harga terjangkau tapi sudah dibenamkan spesifikasi yang mumpuni.

"Karena mimpi perusahaan kami untuk memberikan inovasi dan teknologi yang bisa dipakai oleh semua orang. Makin banyak yang pakai, maka makin baik. Itulah kenapa kami membuat ponsel spesifikasi tinggi dibandingkan kompetitor," ucap Wang.

"Harga kita (Xiaomi) selalu 20-30 persen lebih murah dan spesifikasi kami setidaknya dua kali lebih tinggi dari kompetitor. Itulah cara kami berkompetisi, keinginan kami memboyong teknologi ke semua segmen masyarakat," tutur pria yang telah bergelut di dunia semikonduktor dan komunikasi selama 20 tahun ini. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.