Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lima Jurus Melawan Pembajakan Ala BSA

Lima Jurus Melawan Pembajakan Ala BSA


- detikInet

Jakarta - Persentase tingkat pembajakan di Indonesia mengalami penurunan 2 persen, dari 87 persen pada akhir 2005 menjadi 85 persen di tahun 2006.Vice President dan Regional Director BSA Asia Jeffrey Hardee menilai hasil tersebut sebagai langkah yang bagus dan menunjukkan upaya serius pemerintah dalam menegakkan hak cipta.Selain dukungan pemerintah tersebut, organisasi non profit yang didirikan tahun 1988 ini juga punya lima jurus jitu dalam melawan pembajakan di berbagai negara.Jurus pertama, meningkatkan pemahaman kesadaran publik untuk menghargai Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Donny A. Sheyoputra, representatif BSA Indonesia menganggap, pembajakan terjadi bukan karena faktor harga melainkan kesadaran membeli software legal yang masih rendah.Jurus kedua, melaksanakan perjanjian Watch Intelectual Property Organization (WIPO) Copyright Treaty. Jurus ketiga adalah menciptakan suatu mekanisme penegakkan hukum. "Yaitu sistem hukum yang dapat bekerja dengan baik dan kuat," ujar Donny.Jurus keempat, meningkatkan kegiatan penegakan hukum itu sendiri. Selain pengetahuan dan wawasan dalam penegak hukum itu perlu ditambah, juga harus ada upaya untuk melakukan penegakan hukumnya. "Resources yang melakukannya adalah yang benar-benar punya dedikasi di bidang HaKI," Donny menjelaskan.Terakhir adalah dengan memberi contoh. Dalam hal ini pemerintah harus menunjukkan mereka tidak hanya memberantas, tetapi juga menggunakan software original dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari.Khusus di Indonesia, BSA menyambut positif inisiatif pihak kepolisian dengan program pembentukan unit khusus untuk menangani kejahatan cyber. Dengan kelima jurus tersebut ditambah dukungan berbagai pihak, tingkat pembajakan di tanah air diharapkan dapat terus ditekan. (ash/nks)






Hide Ads