Kamis, 19 Apr 2018 10:06 WIB

Qualcomm Mulai PHK Karyawannya, Kenapa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Logo Qualcomm. Foto: GettyImages Logo Qualcomm. Foto: GettyImages
Jakarta - Qualcomm menepati janjinya ke investor untuk menghemat biaya tahunannya sampai USD 1 miliar. Salah satu caranya adalah dengan mem-PHK sejumlah karyawan.

"Qualcomm tengah melakukan pengurangan karyawan, baik penuh waktu maupun paruh waktu," ujar seorang juru bicara Qualcomm tanpa menyebut jumlah pekerja yang terkena PHK.

Sebelumnya Qualcomm sudah mengevaluasi penghematan non PHK, namun ternyata pengurangan karyawan tetap diperlukan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Qualcomm, yang per September 2017 mempekerjakan 33.800 orang pekerja -- baik pekerja penuh, paruh waktu, atau pun magang --, memberikan pesangon dalam jumlah tertentu untuk karyawan yang terkena PHK.



Dilansir Bloomberg, Kamis (19/4/2018), jumlah karyawan yang di-PHK jumlahnya cukup besar, yang membuat Qualcomm harus mendaftarkan pemberitahuan Worker Adjustment and Restraining Notification (WARN) ke pemerintah negara bagian California.

Qualcomm pada Januari lalu menyebut akan mengimplementasikan sejumlah penghematan di berbagai sisi bisnisnya untuk menghemat biaya tahunan sebesar USD 1 miliar. Hal ini adalah bagian dari cara mereka untuk memenangkan hati investor agar tak menjual sahamnya ke Broadcom.

Qualcomm sendiri sebelumnya memang dimintai oleh Broadcom untuk diakuisisi. Namun pemerintahan Donald Trump melarang akuisisi tersebut terkait masalah keamanan nasional. (asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed