Rabu, 18 Apr 2018 11:04 WIB

Laporan dari China

Begini Strategi Alibaba Pikat Masyarakat Pedesaan

Adi Fida Rahman - detikInet
Pusat pelayanan Taobao. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Pusat pelayanan Taobao. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Hangzhou, China - Hobi berbelanja online Wang Yi makin menggila sejak kehadiran Pusat Pelayanan Rural Taobao di desanya. Sebab dia makin cepat mendapatkan barang yang dibelinya.

Yi bercerita, sebelum ada pusat pelayanan tersebut, dirinya harus bersusah payah mengambil barang yang dipesannya. Sebab saat itu pengantaran barang hanya sampai di pusat distrik saja.

"Saya harus menempuh jarak 20 km untuk mengambil barang. Sekarang lebih dekat, jadi makin sering belanja online," kata perempuan paruh baya itu saat ditemui di Pusat Pelayanan Rural Taobao di desa Leping, provinsi Zhejiang, China, Selasa sore (17/4/2018).

Bicara soal Pusat Pelayanan Rural Taobao di desa Leping sendiri, merupakan bagian dari program rural yang digalakan Alibaba Group pada Oktober 2014 silam. Lewat program tersebut, perusahaan yang dibesut Jack Ma itu ingin memperluas penetrasi e-commerce hingga ke daerah pedesaan di China. Tidak saja mempercepat dari segi logistik, program Rural Taobao punya keinginan meningkatkan standar hidup warga desa.

Alibaba mengucurkan dana 10 miliar yuan atau sekitar Rp 21,9 triliun untuk melaksanakan program ini selama 3-5 tahun. Mereka berencana membangun 1.000 pusat operasi tingkat kabupaten dan 100 ribu di tingkat desa di seluruh China.

Begini Strategi Alibaba Pikat Masyarakat PedesaanWang Yi. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet



Di setiap pusat pelayanan tingkat kabupaten dioperasikan oleh karyawan Alibaba. Di sana digelar pelatihan reguler untuk manager dari pusat pelayanan tingkat pedesaan. Terkadang pusat pelayanan ini juga menjadi fasilitas penyortiran paket yang masuk dari pesanan ecommerce penduduk desa.

Sementara pada pusat pelayanan di pedesaan dioperasikan oleh manager yang disebut Perwakilan Rural Taobao. Mereka bukan karyawan, Alibaba merekrut perwakilan Rural Taobao yang bekerja penuh waktu.

Sejak Mei 2015, Alibaba menargetkan manajer di pusat pelayanan di pedesaaan adalah penduduk muda yang paham akan internet dan pernah tinggal di perkotaan namun kembali ke desa mereka. Para kandidat diharapkan mengikuti ujian untuk memastikan mereka memiliki kemampuan dan komitmen dalam melayani komunitas mereka.

detikINET sempat bertemu dan berbincang dengan manajer di Pelayanan Rural Taobao di desa Leping. Dia bernama Zheng Weiliang.

Wanita berusia 32 tahun itu membuka Pelayanan Rural Taobao di desa Leping pada Maret 2015 setelah nekat berhenti bekerja dari sebuah perusahaan di Shenzhen. Alasannya dia ingin kembali ke kampung halaman suaminya demi menikmati lebih banyak waktu bersama keluarga denganwaktu bekerja yang fleksibel.

Keseharian Weiliang bertugas mengajarkan masyarakat setempat cara mengoperasikan komputer atau perangkat seluler untuk membeli produk secara online. Selain itu, dibantu bapak mertuanya, dia menyortir dan mengirimkan paket kiriman ke masyarakat.

"Tiap hari ada 80-90 paket. Saya langsung pisahin mana paket yang mau diambil sendiri, mana yang mau dianterkan, mana yang mau dititip untuk diambil saat akhir pekan," paparnya.



Pelayanan Rural Taobao di Leping melayani lima desa dengan total populasi 5.000 orang. Jarak pengiriman ke titik terjauh hanya 3 km. Tak mengherankan penduduk merasa terbantu, karena mereka tidak lagi harus menempuh perjalanan 20 km untuk mengambil paketnya. Tapi bagaimana Weiling mendapatkan pendapatan mengingat dia bukan berstatus karyawan Alibaba?

Begini Strategi Alibaba Pikat Masyarakat Pedesaan Zheng Weiliang. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet


Weiliang mengatakan dirinya memang tidak digaji oleh Alibaba tapi menerima komisi dari setiap pengiriman barang.

"Setiap masyarakat membeli barang secara online, sudah disertakan komisi saya di dalamnya. Dalam sebulan rata-rata pendapatan komisi saya sekitar 6.000 yuan (sekitar Rp 13 juta)," ungkapnya.

Kendati jumlah pendapatannya tidak sebesar kala dia bekerja di Shenzhen, tapi dia punya banyak waktu bersama keluargnya.

[Gambas:Video 20detik]

(afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed