Kamis, 15 Mar 2018 22:06 WIB

Alibaba Buka Data Center di Indonesia

Adi Fida Rahman, Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Alibaba makin serius di pasar Indonesia. Salah satu pembuktiannya, data center atau pusat data milik layanan komputasi awannya, Alibaba Cloud, resmi beroperasi di Indonesia.

Kehadiran data center ini menyusul setelah kurun dua tahun Alibaba Cloud memantau pasar di Tanah Air. Perkembangan ekonomi digital Indonesia yang terus meningkat, meneguhkan niat mereka menempatkan salah satu data centernya di negeri ini.

"Ekonomi Indonesia sangat berkembang, ini mengingatkan seperti China sepuluh tahun lalu. Ini menghadirkan potensi yang sangat besar, bagusnya cloud computing bukan hal asing lagi di sini" ungkap Raymond Ma, Head of Alibaba Cloud ASEAN and New Zealand saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/4/2018).



Raymond menyadari hadirnya data center Alibaba Cloud cukup lama sejak pihaknya menginjakkan kaki pertama kali di Indonesia. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan mereka sebelum mantap membuka data center di Indonesia.

"Kami berdialog dulu dengan startup dan perusahan di Indonesia untuk mengetahui produk apa yang dibutuhkan. Jadi barulah kami launching sekarang," ujarnya.

Sayangnya, Raymond enggan menginformasikan lokasi persis data centernya. Demikian pula saat ditanyakan berapa besar dana investasi yang telah mereka kucurkan.

"Kami tidak bisa mengungkapkan. Tapi data center Alibaba Cloud berada di area Jakarta," terangnya.

Membantu Startup

Untuk pembangunan dan pengoperasian data centernya di Indonesia, Alibaba Cloud menggandeng sejumlah partner lokal, salah satunya PT DCI Indonesia. Selain itu, mereka pun ingin merekut banyak talenta anak negeri.

Dengan keberadaan data center ini, Alibaba Cloud ingin berpartisipasi lebih pada perkembangan ekonomi digital. Layanan mereka diharapkan dapat membantu kebutuhan penyimpanan data bagi para startup di Indonesia.

"Kami merasa penting menghadirkan cloud di Indonesia. Adanya data center ini sebagai wujud komitmen kami untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam mencetak 1.000 startup pada 2020," kata Raymond.

Layanan Alibaba Cloud dijanjikan akan scalable dengan harga yang terjangkau bagi para pelaku UKM dan Startup. Dengan demikian, pelaku rintisan tetap dapat berinovasi dengan biaya yang lebih efisien.



Untuk fleksibilitas, Alibaba Cloud akan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Di mana, para pengguna dapat memilih menaruh datanya di luar atau dalam negeri.

Saat ini ada sejumlah perusahaan yang telah menggunakan layanan Alibaba Cloud. Ada Tokopedia, GTech Digital Asia, Dwidaya Tour dan Yogrt. (rns/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed