BERITA TERBARU
Sabtu, 13 Jan 2018 09:45 WIB

Layakkah Jeff Bezos Disebut Terkaya Sepanjang Sejarah?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Dalam beberapa bulan ke belakang, Jeff Bezos nyaman duduk di singgasana teratas daftar orang terkaya di dunia.

Tak hanya itu, ia juga berhasil menyamai, bahkan melampaui pencapaian Bill Gates yang berhasil mencatatkan kekayaan USD 100 miliar pada 1999 lalu.

Banyak yang menyebut Jeff Bezos merupakan orang paling kaya sepanjang sejarah, dengan kekayaannya kini sudah mencapai USD 106 miliar (Rp 1.416 triliun).

Di satu sisi, hal tersebut benar karena memang dia menjadi satu-satunya yang tercatat berhasil memiliki kekayaan pada angka tersebut.

Sayangnya, ada satu faktor yang menghalanginya untuk mendapat predikat terkaya sepanjang sejarah, yaitu inflasi. Hal ini menjadi penting karena jika faktor inflasi dipertimbangkan, bahkan predikat orang terkaya di Amerika Serikat yang pernah hidup pun gagal direngkuhnya.

Jeff Bezos pun masih kalah oleh nama-nama seperti Andrew Carniege, John D. Rockefeller, dan Henry Ford.

Pada 2015 lalu, majalah Money sempat menyebut bahwa harta kekayaan Andrew Carniege setelah ia menjual perusahaan bajanya ke JP Morgan ditaksir tidak kurang dari USD 370 miliar jika disesuaikan dengan kondisi inflasi setahun sebelum tulisan tersebut dimuat.

Sedangkan predikat orang terkaya sepanjang sejarah menurut majalah Money jatuh ke tangan Mansa Musa, Raja Timbuktu, yang hidup pada 1280-1337.

Bahkan, kekayaan dari pemimpin produksi emas terbesar di dunia pada masanya ini tidak dapat diukur karena sangat minimnya bukti yang merujuk ke data tersebut.

Selain itu, Bos Amazon ini pun masih dipertanyakan statusnya jika persoalan mengarah pada siapa manusia paling kaya yang masih hidup sekarang.

Hal ini disebabkan tidak adanya data yang konkret untuk mengukur kekayaan beberapa tokoh dunia seperti anggota keluarga kerajaan Arab Saudi, hingga Vladimir Putin.

Beberapa rumor bahkan mengatakan bahwa Presiden Rusia tersebut memiliki jumlah kekayaan yang melebihi Jeff Bezos, sebagaimana detikINET lansir dari The Guardian pada Sabtu (13/1/2018).

Menariknya, capaian USD 100 miliar Bill Gates 19 tahun lalu akan menjadi USD 150 miliar (Rp 2.005 triliun) jika disetarakan dengan kondisi terkini.

Selain itu, jika pendiri Microsoft tersebut tidak hobi menyedekahkan sebagian hartanya, maka uang senilai USD 36 miliar (Rp 481 triliun) yang ia sisihkan melalui yayasan miliknya bersama sang istri, Melinda, akan membuatnya memiliki kekayaan USD 127,8 miliar (Rp 1.708 triliun).

Hal tersebut didasarkan pada kekayaannya yang kini mencapai USD 91,8 Miliar (Rp 1.227 Triliun) menurut data dari Forbes Real Time Billionaire. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.