Sabtu, 25 Feb 2017 15:04 WIB

Survei: 87% Perusahaan Indonesia Melirik Teknologi AI

Josina - detikInet
Foto: jsn/detikINET Foto: jsn/detikINET
Jakarta - Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang merupakan kecerdasan buatan pada sistem, pada tahun mendatang diprediksi teknologi ini akan digunakan oleh banyak perusahaan-perusahaan secara global, terutama di Indonesia sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Accenture sebuah perusaahan layanan konsultasi dan solusi profesional global yang rutin melakukan survei setiap tahun. Di tahun ini mereka mengusung tema "Teknologi untuk Manusia" yang melibatkan 5,400 responden pelaku bisnis teknologi dari 31 negara dan 16 industri.

Dari hasil survei tersebut didapatkan Indonesia memiliki persentase sebesar 87% sedangkan responden global sebesar 79% di mana mereka setuju bahwa teknologi AI akan merevolusi cara mereka memperoleh informasi dan berinteraksi dengan pelanggan.

"Indonesia sekarang merasa bisnis mereka sangat akan terpengaruhi dengan kehadiran teknologi AI, bahkan kedepannya AI ini akan menjadi juru bicara meski bukan secara harfiah tapi ini adalah gabungan bagaimana customer akan berkomunikasi dengan perusahaan tersebut. Di Indonesia AI akan mulai populer," ujar Engkun W. Juganda, Managing Director - Resources, Technology Consulting, di Kantor Accenture, Kamis lalu (23/2/17).

Menurutnya teknolgi AI di tahun 2017 akan mulai mencapai tahap maturity dan akan semakin banyak dipergunakan di berbagai area dan bisnis. Ia mencontohkan teknologi AI yang sudah diterapkan salah satunya di perusahaan mobil, di mana mobil tersebut sudah ada yang dapat menyetir dan memarkir sendiri.

Lewat surveinya dapat dilihat mulai ada kesadaran para pelaku bisnis di Indoensia mau global akan kehadiran teknologi AI yang pada akhirnya mereka akan bersiap-siap untuk melakukan investasi yang lebih serius di bidang teknologi.

"Perkembangan teknologi ini sangat mempengaruhi kehidiupan kita sebagai pebisnis maupun sebagai masyarakat. Kemudian teknologi ini, terutama yang berhubungan dengan AI akhirnya akan menjadi sangat manusiawi di mana akan sangat dimudahkan untuk melakukan hal-hal yang dulunya sangat susah dilakukan." tandas Engkun.

(jsn/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed