BERITA TERBARU
Senin, 06 Jun 2016 12:14 WIB

KFit Akuisisi Groupon Indonesia

Ardhi Suryadhi - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Tanpa dibumbui berbagai rumor, KFit Holdings Pte Ltd telah menandatangani kesepakatan untuk mengakusisi Groupon Indonesia dengan biaya yang tidak disebutkan.

Akuisisi ini akan membawa KFit masuk ke pasar Indonesia dengan Groupon Indonesia sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh KFit, dan Groupon Inc akan menjadi pemegang saham strategis KFit.

Groupon Indonesia merupakan marketplace online dengan lebih dari 1 juta pelanggan dan lebih dari 15.000 pedagang lokal. Sementara KFit selama ini dikenal sebagai pemain di bisnis kebugaran, kecantikan dan kesehatan di kota-kota besar di Asia Pasifik.

KFit diluncurkan di bulan April 2015 dengan dukungan dana kuat dari sejumlah venture capital dan angel investor. Sampai saat ini, KFit telah menghimpun dana lebih dari USD 15 juta dari Sequoia Capital India, 500 Startups, Venturra Capital, Susquehanna International Group dan Axiata Digital Innovation Fund.

"Bagi kami, Indonesia merupakan peluang yang belum dimanfaatkan dan berfungsi sebagai perluasan alami dari kehadiran regional kami di Asia Tenggara. Kombinasi dari kehadiran Groupon Indonesia yang sudah mapan dan pengalaman KFit dalam membangun platform yang dimulai dengan mobile akan mendorong kami dalam sebuah pasar perdagangan lokal dengan pertumbuhan tinggi, dan semakin dipercepat dengan tingginya penetrasi mobile," kata Joel Neoh, pendiri dan CEO KFit.

Indonesia, lanjutnya, merupakan negara dengan penduduk terbanyak keempat di dunia sehingga diharapkan akan menjadi pasar besar berikutnya bagi e-commerce setelah China dan India. PDB per kapita Indonesia saat ini mirip dengan PDB per kapita China di tahun 2009, menurut Alibaba.

"KFit terus berfokus dalam layanan kesehatan dan kebugaran, langkah ini menyajikan arahan strategis bagi kami untuk memperkuat dan memperbanyak penawaran kami. Dalam jangka panjang, akusisi ini akan menyediakan sebuah platform pertumbuhan yang kuat di Asia Tenggara bagi kami," imbuh Neoh.

Transaksi ini diharapkan akan selesai di kuartal tiga tahun 2016. KFit telah mengkonfirmasi tidak akan ada perubahan mendadak bagi bisnisnya.

"Kami percaya tim KFit berada dalam posisi yang tepat untuk membawa bisnis Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, karena Joel sebelumnya telah menjadi pemimpin yang hebat bagi Groupon di Asia Pasifik. Kami berharap untuk melihat pertumbuhan perusahaan ini dan sangat senang bisa menjadi pemegang saham strategis dari KFit," ujar Michel Piestun, president APAC Groupon, dalam keterangan resminya yang dikutip detikINET, Senin (6/6/2016). (ash/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Ucapan Duka Netizen Iringi Kepergian Eko DJ

    Ucapan Duka Netizen Iringi Kepergian Eko DJ

    Selasa, 28 Mar 2017 09:02 WIB
    Setelah menderita sakit yang cukup lama, pelawak Eko DJ akhirnya tutup usia pada pukul 23:00 WIB tadi malam. Ucapan duka pun berdatangan dari netizen.
  • iOS 10.3 Final Dirilis, Perlukah Update?

    iOS 10.3 Final Dirilis, Perlukah Update?

    Selasa, 28 Mar 2017 07:00 WIB
    Setelah menyodorkan tujuh versi beta, Apple akhirnya merilis iOS 10.3 versi final ke pengguna iDevice. Perlukah kita menginstall update ini?
  • Game Nostalgia Starcraft Lahir Kembali

    Game Nostalgia Starcraft Lahir Kembali

    Senin, 27 Mar 2017 18:53 WIB
    Blizzard, yang dikenal sebagai pengembang game di balik Dota, dipastikan bakal membangkitkan kembali salah satu game nostalgia andalannya, Starcraft.
  • Teknologi Penting di Kamera Mirrorless

    Teknologi Penting di Kamera Mirrorless

    Senin, 27 Mar 2017 17:30 WIB
    Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat memilih kamera mirrorless. Bagian terpenting yang harus diperhatikan adalah sensor yang digunakan. Apa lagi?
  • Andai Jokowi Jadi Rocker

    Andai Jokowi Jadi Rocker

    Senin, 27 Mar 2017 16:32 WIB
    Jokowi mendapat pertanyaan dari anak muda soal kemungkinan dirinya tetap berpolitik jika jadi rocker. Apa jawaban Jokowi?