Kamis, 18 Jun 2015 08:50 WIB

Setelah Jual Nokia, Stephen Elop Cabut dari Microsoft

Fino Yurio Kristo - detikInet
Stephen Elop (Reuters) Stephen Elop (Reuters)
Jakarta -

Stephen Elop, mantan CEO Nokia, mengundurkan diri dari jabatan Executive Vice President of Microsoft Devices & Services. Elop yang berkebangsaan Kanada ini terkenal karena membuat Nokia beralih ke Windows Phone sebelum diakuisisi Microsoft.

Elop menjadi CEO Nokia pada tahun 2010. Ia dipercaya mengemban tugas berat, yakni untuk membangkitkan Nokia yang kala itu tertekan oleh Android dan iPhone. Elop pun memutuskan mengandalkan sistem operasi Windows Phone.

Tapi upaya Elop gagal membuat Nokia bangkit dan malah diakusisi Microsoft senilai USD 7,2 miliar tahun lalu. Elop turut bergabung sebagai pemimpin divisi Microsoft Devices yang menangani handset Windows Phone.

Sayangnya sampai sekarang, Windows Phone tetap gagal bersinar, dengan pangsa pasar hanya 3% di jagat smartphone dunia. Mungkin ini menjadi salah satu alasan Elop lengser dari Microsoft.

"Stephen dan saya sepakat kalau inilah waktu yang tepat baginya untuk pensiun dari Microsoft," kata CEO Microsoft, Satya Nadella seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (18/6/2015).

Nadella diyakini akan membuat Microsoft kembali ke asal, yaitu fokus ke bisnis software dan cloud. Sedangkan bisnis smartphone mungkin saja akan semakin ditinggalkan.

Keputusan akuisisi divisi ponsel Nokia sendiri dilakukan di era CEO Steve Ballmer. Berbagai strategi dilakukan Microsoft, seperti menghilangkan nama Nokia di pasar smartphone. Namun sampai sejauh ini, smartphone buatan Microsoft masih jauh di bawah iPhone dan deretan ponsel Android.

(fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed