Jumat, 26 Feb 2016 10:39 WIB

Ngopi bareng detikINET

Aturan '5 Detik Pertama' dan Mitos Panjang-Pendek Video

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Meski YouTube mendukung konten berdurasi hingga 11 jam, sejumlah pihak menyakini konten dengan durasi pendek lebih efektif menjaring banyak penonton. Benarkah?

Dalam acara Ngopi detikINET bersama IM3 Ooredoo dengan tema 'BeCreative with 4GPlus', Kamis (25/2/2016) malam, CEO Layaria Dennis Adhiswara menolak opini tersebut.

Ia mengakui beberapa tahun lalu juga punya pendapat sama. Tapi sejalannya waktu, ia melihat durasi bukanlah segalanya. Banyak video berdurasi panjang pun tetap banyak penontonnya.

"Dulu saya juga menyarankan begitu (membuat video berdurasi pendek), tapi sekarang tidak perlu. Apalagi ada jaringan 4G kita bisa upload video berdurasi panjang dengan cepat," kata Dennis.

Pria yang dikenal lewat sosok Mamet di film 'Ada Apa Dengan Cinta' ini mengatakan dalam membuat video sebaiknya kita memberikan waktu yang sesuai dengan cerita agar dapat disampaikan dengan baik.

"Kalau butuh 3 menit silakan, 15 menit juga silakan. Terpenting cerita dapat mengalir dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Dennis, dalam membuat sebuah konten video, khususnya iklan, terdapat perbedaan antara televisi dan media sosial. Untuk pembuat iklan video di YouTube, ada satu hal yang penting dan perlu diperhatikan, yakni aturan 5 detik pertama.

Aturan ini timbul dari ketidaksabaran penonton YouTube untuk men-skip iklan. Ketika video sudah berjalan 5 detik, akan muncul tombol skip dan penonton langsung menekannya.

Dennis menjamin bila video dapat menampilkan hal menarik dalam 5 detik pertamanya, niscaya penonton tidak akan menekan tombol skip pada iklan. Salah satu iklan YouTube yang berhasil mendapat predikat tidak pernah di-skip penonton adalah Geico.

"Iklan Geico mampu menampilkan pesan hanya dalam 5 detik pertamanya, meski durasi video hingga 15 detik," terang pria 33 tahun ini.

Karena itu, dia menyarankan untuk memberikan informasi baru dalam 5 detik pertama video. Entah itu berwujud lisan maupun visual. Tidak lupa untuk membaca panduan yang diberikan YouTube.

"Di bagian bawah YouTube terdapat Creator Playbook, ada file PDF yang bisa diunduh untuk dipelajari. Tidak ada salahnya mengikuti kelas online membuat video yang mereka selenggarakan. Selain gratis dapat sertifikat pula," tutur Dennis.

Ngopi bareng detikINET kali ini bekerjasama dengan IM3 Ooredoo. (afr/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed